Lawan Brighton, Arsenal Ditahan Imbang Dengan Skor 1-1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Arsenal ditahan imbang Brighton & Hove Albion dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-37 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Senin (6/5) dini hari WIB.

Eksekusi penalti Pierre-Emerick Aubameyang di awal laga disamakan oleh Glenn Murray juga dari titik putih untuk Brighton, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Hasil tersebut tak mengubah posisi kedua tim di klasemen, Arsenal di urutan kelima dengan koleksi 67 poin dan Brighton (36) peringkat ke-17.

Akan tetapi, peluang Arsenal untuk finis di empat besar di atas kertas hampir pasti terkubur, karena mereka terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur (70) dan cuma bisa menyamai raihan poin pesaingnya itu.

Satu-satunya cara Arsenal finis di peringkat keempat adalah dengan meraih kemenangan di pekan pamungkas sementara Tottenham kalah dan mereka bisa melunasi ketertinggalan selisih delapan gol.

Arsenal berpeluang membuka keunggulan lewat serangan pertama mereka namun tembakan Henrikh Mkhitaryan dari luar kotak penalti berakhir membentur tiang gawang.

Namun lantas mereka memperoleh hadiah tendangan penalti seusai Alireza Jahanbakhsh menjatuhkan Nacho Monreal di dalam area terlarang. Kesempatan itu dimanfaatkan Aubameyang yang sukses mengecoh kiper Mathew Ryan untuk membawa Arsenal unggul pada menit kesembilan.

Ryan kemudian melakukan penyelamatan penting atas peluang Aubameyang pada menit ke-39.

Enam menit memasuki babak kedua, Solomon March mencoba melepaskan tendangan ke area tiang jauh namun bola berhasil diamankan kiper Bernd Leno.

Namun, kemudian March membuat timnya memperoleh tendangan penalti setelah ia dijatuhkan Granit Xhaka pada menit ke-59.

Murray yang menjadi algojo sukses melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang demi menyamakan kedudukan 1-1.

Arsenal menciptakan setidaknya enam peluang di sisa waktu yang ada namun tak satupun berbuah gol dan mereka harus rela menerima satu poin saat laga berakhir dengan skor imbang.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER