Kalahkan Leicester 2-1, Liverpool Catat Empat Kemenangan Beruntun

LONDON, SERUJI.CO.ID – Liverpool menang 2-1 atas Leicester City untuk mencatatkan kemenangan keempat secara beruntun di Liga Inggris, namun kemasukan gol untuk pertama kalinya musim ini setelah kesalahan yang dilakukan kiper Alisson di Stadion King Power pada Sabtu (1/9).

Dengan Liverpool sudah memimpin dua gol, pria Brazil itu memilih untuk mengendalikan bola ketimbang menyapunya, dan bola kemudian dapat direbut Kelechi Iheanacho, yang menyodorkannya untuk diselesaikan pemain ALjazair Rachid Ghezzal.

Pekan lalu Alisson dipuji karena kemampuan olah bolanya saat melawan Brighton, namun kesalahannya kali ini, yang dipicu operan ke belakang yang buruk dari Virgil van Dijk, menghadirkan kenangan buruk terkait kesalahan Loris Karius di final Liga Champions.

Kedua gol Liverpool tercipta sebelum turun minum di mana Sadio Mane mengemas gol keempatnya setelah pekerjaan bagus yang dilakukan Andrew Robertson, dan Roberto Firmino menanduk bola tendangan sudut James Milner menjelang pergantian babak.

Tim tamu memulai babak kedua dengan ceroboh dan, dengan Leicester mengancam untuk mengemas gol, Juergen Klopp memasukkan Xherdan Shaqiri untuk menggantikan pencetak gol terbanyak musim lalu Mohamed Salah, yang menyia-nyiakan satu peluang di babak pertama namun terlihat terkejut saat ditarik keluar lapangan.

Meski menelan kekalahan, Leicester mampu tampil bagus dan memiliki lebih banyak penguasaan bola dan tembakan akurat dibanding Liverpool. James Maddison selalu merepotkan dan tim tuan rumah tidak beruntung karena gagal mengakhiri pertandingan tanpa raihan satu poin pun, ketika Liverpool menuju jeda internasional dengan bekal start terbaik mereka dalam satu musim sejak 1990.

“Masih panjang jalan yang harus dilalui,” kata gelandang Liverpool James Milner, yang timnya memuncaki klasemen menjelang pertandingan-pertandingan Sabtu (1/9) malam. “Ini bukan penampilan yang bagus dari kami namun terkadang Anda harus menang dengan buruk dan kami melakukannya pada hari ini.”

“Saya tidak berpikir seorang pun telah habis-habisan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.