Jelang Derby Manchester, Mourinho Fokus Finis Peringkat Kedua

LONDON, SERUJI.CO.ID –┬áManajer Manchester United Jose Mourinho mengatakan motivasinya menjelang pertandingan “derby” melawan Manchester City pada Sabtu (7/4) hanyalah memastikan timnya semakin dekat untuk finis di peringkat kedua Liga Inggris.

United akan melawat ke Stadion Etihad dengan telah tertinggal 16 poin dari rival sekotanya City, di mana seandainya mereka kalah maka City akan mengamankan gelar liga ketiga mereka.

Bagaimanapun, mencegah City untuk mematahkan rekor dengan enam pertandingan tersisa bukan sesuatu yang menjadi fokus pria Portugal itu. Justru, satu-satunya hal yang dicermatinya adalah aspirasi-aspirasi timnya.

“Motivasi saya adalah finis di peringkat kedua, saya masih memiliki motivasi finis di empat besar, secara matematis ini belum selesai,” kata Mourinho.

“Itu adalah tujuan pertama. Namun setelah itu saya tidak bersembunyi. Kami telah berada di peringkat kedua selama berbulan-bulan.”

“Merupakan tujuan kami untuk bertarung demi hal itu, dan untuk itu kami memerlukan poin-poin. Tujuan saya untuk besok adalah untuk berusaha memiliki poin-poin untuk finis di peringkat kedua.”

Mourinho berhati-hati ketika ditanyai apakah ia merasa United telah mengalahkan City dengan merekrut Alexis Sanchez pada Januari.

City hampir mendapatkan Sanchez pada musim panas silam, di mana mereka telah mengajukan penawaran untuk pemain internasional Chile tersebut, dan saat itu dilaporkan oleh media Inggris bahwa City akan kembali dengan tawaran baru pada Januari.

Bagaimanapun, justru United yang dapat merekrut Sanchez. Mourinho, tidak akan menjawab tegas apakah ia merasa United telah selangkah lebih jauh dari City.

“Apakah mereka menghabiskan uang pada Januari? Apakah mereka melakukannya? Apakah Anda mengetahuinya? Dapatkah Anda mengonfirmasinya? Saya tidak tahu, saya tidak tahu apakah mereka tertarik (pada Sanchez) atau tidak, saya tidak tahu,” kata Mourinho. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy