Helikopter Bos Leicester City Jatuh Usai Saksikan Laga Lawan West Ham United

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Helikopter kepunyaan pemilik klub Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, mengalami kecelakaan dan jatuh terbakar di area parkir markas tim tersebut, Stadion King Power, Leicester, Inggris, setelah laga imbang 1-1 kontra West Ham United pada Sabtu (27/10) setempat.

Berbagai media Inggris melaporkan hal tersebut, namun tidak diketahui apakah Vichai berada di dalam helikotper tersebut saat kecelakaan terjadi.

Helikopter itu meninggalkan lapangan sekitar sejam setelah pertandingan usai dan tak lama kemudian kecelakaan terjadi.

Helikopter baru saja keluar dari atap stadion sebelum mengalami lepas kendali dan jatuh ke tanah kemudian meledak, kata salah seorang saksi mata, demikian dilansir Reuters.

Pihak Leicester belum memberikan keterangan resmi berarti, kecuali menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian Leicestershire serta petugas keadaan darurat untuk menangani keadaan tersebut.

Hal itu disampaikan melalui berbagai kanal media Leicester, baik itu media sosial maupun laman resmi mereka pada Minggu pagi WIB.

“Kami membantu Kepolisian Leicestershire dan petugas darurat menangani kecelakaan yang terjadi di Stadion King Power,” bunyi pernyataan tersebut.

“Klub akan mengeluarkan pernyataan lebih lengkap setelah ada informasi lebih jauh ditemukan,” demikian tambah pernyatan tersebut.

Vichai begitu populer di kalangan penggemar Leicester, setelah ia membeli klub tersebut pada 2010 dan di bawah kepemilikannya The Foxes sukses mempecundangi klub-klub raksasa sekelas Manchester United, Liverpool dan Chelsea demi memenangi trofi Liga Inggris pada 2016. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER