Everton Tunjuk Marco Silva Sebagai Manajer

LONDON, SERUJI.CO.ID –  Everton telah menunjuk pria Portugal Marco Silva sebagai manajer baru mereka dengan ikatan kontrak tiga tahun, kata klub Liga Inggris itu pada Kamis (31/5).

Mantan manajer Watford dan Hull City berusia 40 tahun ini menggantikan Sam Allardyce, yang dipecat setelah enam bulan melatih di Goodison Park.

Everton finis di peringkat kedelapan di Liga Inggris di bawah asuhan Allardyce, namun para penggemar tidak senang dengan kualitas permainan yang ditampilkan dan Silva memiliki tugas berat untuk memperbaiki peruntungan juara Inggris sebanyak sembilan kali tersebut, yang terakhir kali memenangi gelar pada 1987.

“Saya benar-benar bangga untuk menjadi manajer baru Everton,” kata Silva kepada laman resmi klub.

“Saya mengetahui sejarah besar Everton sebagai klub dan apa yang diharapkan para penggemar. Saya yakin dengan semua orang bekerja sama, saya akan siap untuk tantangan ini,” ungkapnya.

“Kami memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan pada bulan depan dan penting untuk mempersiapkan semuanya dengan cara yang tepat. Namun akan ada pekerjaan yang lebih penting untuk dilakukan dari awal pramusim menuju pertandingan pertama di Liga Inggris musim depan,” tambahnya.

Silva memimpin Olympiakos meraih gelar Liga Yunani ke-43 pada 2016, setahun setelah menjuarai Piala Portugal bersama Sporting.

Ia tidak mampu mengamankan Hull dari jerat degradasi namun enam kemenangan kandang dari 18 pertandingan di bawah arahannya menjaga mereka tetap hidup pada persaingan di zona merah, sampai satu pertandingan sebelum laga terakhir pada musim 2016/2017.

Silva dipecat Watford pada Januari, di mana klub menyalahkan Everton untuk “pendekatan tidak beralasan” terhadap dirinya November silam. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

KAHMI untuk NKRI

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi