City Tunda Perayaan Juara Usai Dikalahkan United

LONDON, SERUJI.CO.ID – Perayaan gelar juara Liga Inggris bagi Manchester City harus tertunda ketika rival sekota Manchester United tampil gemilang saat bangkit dari tertinggal dua gol untuk menang 3-2 di Stadion Etihad pada Sabtu (7/4).

Kemenangan bagi City akan membuat mereka mengunci gelar namun yang terjadi mereka justru menelan kekalahan kandang untuk pertama kalinya di ajang liga musim ini, yang membuat keunggulan pasukan Pep Guardiola terpangkas menjadi 13 poin dengan enam pertandingan tersisa.

Dengan United yang memangkas keunggulan, City perlu memenangi dua pertandingan lagi untuk memastikan raihan gelar. Meski hasil itu terlihat hanya sekedar formalitas, ini tetap merupakan pil pahit setelah kekalahan 0-3 dari Liverpool pada Rabu (3/4) pada leg pertama perempat final Liga Champions.

Dengan fokus sebagian tertuju pada leg kedua perempat final Liga Champions melawan Liverpool, City menyimpan sejumlah pemain inti. Meski demikian, mereka mampu unggul 2-0 dalam waktu setengah jam berkat tandukan Vincent Kompany dari tendangan sudut dan penyelesaian cerdik Ilkay Guendogan.

Namun dua gol dari Paul Pogba pada menit ke-53 dan 55 membawa United menyamakan kedudukan sebelum Chris Smalling, yang tidak terkawal di kotak penalti, mengemas gol penentu kemenangan pada menit ke-69  melalui sepakannya menyambut tendangan sudut Alexis Sanchez.

Pertandingan dramatis ini menampilkan City yang permohonan penaltinya ditolak wasit dan dua kali hampir menyamakan kedudukan. Bagaimanapun, pada akhirnya rencana pesta di Etihad digantikan oleh pemandangan para pemain United yang merayakan kemenangan di depan para penggemarnya.

Kevin De Bruyne tampil sebagai pemain pengganti bersama dengan Kyle Walker, dua penyerang Sergio Aguero dan Gabriel Jesus, serta bek Prancis Aymeric Laporte.

City memulai pertandingan dengan gemilang, di mana mereka menyerang dengan tekad dan intensitas.

Bagaimanapun, ketika gol pembukaan tercipta pada menit ke-25 gol itu tercipta melalui tendangan sudut sederhana dari Leroy Sane yang disambut sundulan kapten Kompany, meski kausnya ditarik oleh Smalling.

Gol kedua, yang tercipta pada menit ke-30, didapat berkat sapuan buruk dari David de Gea, tertuju lurus ke Sane dan dari pergerakan cepat, Raheem Sterling mengirimkan bola kepada Guendogan yang menciptakan ruang dengan berputar dan mengarahkan bola ke sudut bawah gawang.

Sterling kemudian menyia-nyiakan dua peluang bagus, dua kali upayanya melambung ketika ia hanya tinggal menaklukkan kiper dan Guendogan semestinya dapat memberikan hasil yang lebih baik ketika, ia sendirian di kotak penalti, untuk kemudian menyundul lurus ke De Gea.

Kebangkitan yang mengejutkan Pertandingan belum memasuki turun minum dan para penggemar City telah meneriakkan “ole” untuk setiap operan ketika pasukan Guardiola bermain-main dengan saling mengoperkan bola di tengah lapangan. Namun jika mereka berpikir kemenangan dan gelar sudah aman dalam genggaman, mereka akan terkejut.

Pada menit ketujuh babak kedua, United memperkecil ketertinggalan ketika Alexis Sanchez memiliki ruang untuk mengirim operan yang diteruskan Ander Herrera dengan dadanya untuk mengarahkan bola kepada jalur pergerakan pigba, yang kemudian menaklukkan Ederson untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Berselang dua menit United menyamakan kedudukan. Kembali Pogba, yang tampil buruk pada babak pertama, yang melakukan kerusakan, melompat untuk menyambut umpan silang Sanchez dan mengarahkan sundulannya ke sudut bawah gawang.

Tiba-tiba nuansa selebrasi lenyap, namun situasi memburuk pada menit ke-69, di mana Sanchez kembali menjadi pengumpan. Pemain Chile itu mengirimkan bola tendangan bebas dan Smalling, yang tidak terkawal, menaklukkan Ederson dengan sepakannya.

City merasa mereka semestinya mendapat hadiah penalti ketika pemain pengganti Sergio Aguero dijatuhkan Ashley Young. Mereka juga hampir menyamakan kedudukan ketika David de Gea melakukan penyelamatan brilian untuk menggagalkan sundulan Aguero dan sepakan Raheem Sterling membentur tiang gawang. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Ghazwul Fikri dan Media