Zohri Gagal Persembahkan Medali Untuk Indonesia di Lari 100 Meter

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Lalu Muhammad Zohri, sprinter Indonesia yang diharapkan mampu menyumbang medali untuk Indonesia, akhirnya gagal menjadi yang tercepat di nomor lari 100 meter putra pada Asian Games 2018.

Zohri kalah dalam final lari 100 meter putra yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (26/8) malam. Zohri hanya menempati urutan ketujuh dengan catatan waktu 10,20 detik.

Catatan waktu Zohri di Asian Games 2018 ini, lebih baik dibanding catatan waktu ketika ia meraih juara di Kejuaraan Atletik Junior Dunia di Tampere, Finlandia, beberapa waktu lalu.

Dalam lomba lari bergengsi ini, medali emas diraih Su Bingtian, pelari handal dari China dengan catatan waktu 9,92 detik, yang jadi rekor baru di Asian Games 2018. Bingtian mengalahkan catatan waktu Femi Seun Ugonode, sprinter asal Qatar di Asian Games 2014, dengan 9,93 detik.

Medali perak diraih Ugonode, dan perunggu diraih sprinter jepang, Ryota Yamagata dengan catatan waktu 10.00 detik. (Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.