close

Kunjungi JSC, Jokowi Kalahkan Cak Imin Dalam Permainan Bowling

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengalahkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam permainan olahraga bowling di Bowling Centre Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (14/7).

Jokowi head to head dengan Cak Imin melemparkan bola di lintasan bowling. Dari tujuh kesempatan, Jokowi selalu bisa menjatuhkan pin lebih banyak dari Cak Imin.

Seusai mencoba arena bowling, Jokowi mengaku senang bisa merasakan bermain bowling karena ini kali pertama baginya.

“Iya memang saya tadi minta duet dengan Pak Muhaimin Iskandar, sudah lihat kan, menang saya,” kata Jokowi sambil tersenyum ketika ditanya mengapa mengajak Cak Imin sebagai lawan tanding.


Permainan Jokowi yang perdana itu mendapat pujian dari atlet bowling nasional Ryan Lalisang.

Ryan berkesempatan memberi arahan singkat kepada Presiden sebelum dia melempar bola untuk menjatuhkan pin.

“Untuk baru pertama kali main bagus, pin nya kena terus. Cukup ada bakat,” kata dia.

Namun, Ryan mengaku, dirinya sempat khawatir Presiden Jokowi mengalami cedera saat bermain bowling karena tidak menggunakan sepatu khusus bowling.

Jokowi memang tampak hanya mengenakan sepatu kets kasual berwarna merah dan setelan kaos putih dan jeans.

“Untungnya tidak jatuh karena harusnya pakai sepatu khusus. Saya sudah minta Presiden ganti sepatu tapi dia bilang sudah di sini (siap lempar) masa harus ganti sepatu,” kata atlet berusia 37 tahun itu seraya tertawa.

Jokowi mengunjungi sejumlah arena olahraga yang berada di Kompleks Olahraga Jakabaring Palembang di antaranya Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Bowling Centre, Shooting Range, Voli Pantai, Skateboard, dan Dayung.

Di setiap venue, Jokowi mencoba setiap arena seperti di arena menembak dan dayung.

Jokowi memastikan bahwa Palembang siap menggelar Asian Games XVIII tahun 2018. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi