Konsultasi Manajemen Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

RUANG MANAJEMEN

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Setelah itu, perusahaan harus memulai langkah pertama korporatisasi dengan menerbitkan saham baru sesuai ketentuan legal, formal dan perpajakan. Untuk keperluan ini si corpopreneur harus menguasai perhitungan agio saham. Menguasai perhitungan harga saham. Agio dan harga saham yang menguntungkan semua pihak: pendiri, pemegang saham lama maupun baru, karyawan, dan segenap pemangku kepentingan perusahaan.

Nah, jika kelima kunci tersebut sudah dimiliki dan dijalankan, perusahaan akan tumbuh pesat. Tiap tahun akan berekspansi menggelontorkan belanja modal berkali-kali lipat dari laba. Tiap tahun pemegang saham akan mendapatkan dividen yang menguntungkan. Harga saham juga terus-menerus naik seiring dengan pertumbuhan laba hasil dari agio saham yang besar.

Si corpopreneur yang mampu melakukan lima langkah seperti ini gajinya akan makin tinggi. Setiap tahun perusahaan menerbitkan saham baru maka ia akan selalu menjadi pembeli saham tersebut. Dengan demikian ia akan menikmati pertumbuhan perusahaan bukan hanya melalui pertumbuhan gaji. Tetapi juga pertumbuhan nilai (value) perusahaan yang secara teknis dirasakan melalui naiknya harga saham.

Perusahaan yang membesar maka mereknya akan makin kuat. Kemampuannya untuk memperleh modal murah pun akan makin meningkat. Saat seperti ini, perusahaan akan memiliki kemampuan untuk tumbuh pesat melampaui sekat-sekat negara melalui akuisisi. Berinvestasi di berbagai negara. Menjadi perusahaan prinsipal yang hadir di berbagai negara. Memompakan rupiah dari berbagai negara. Menguatkan rupiah dan menguatkan ekonomi. Dan yang tidak kalah menarik, menjadikan mental dan moral bangsa penguasa ekonomi dunia.


Bangsa ini butuh hadirnya para corpopreneur. Corporeneur yes, entrepeneur no! Kita tidak butuh lagi entrepenur. Tentu saja kecuali entreprenuer yang memiliki ide bisnis sama sekali baru. Bisnis yang selama ini belum pernah ada di dunia. Seperti Nadiem Makarim yang mendirikan Gojek yang fenomenal itu.

Bagaimana, Anda para generasi milenial tertarik menjadi corpopreneur? Tertarik menjadi seperti Howard Schultz yang kini memiliki sekitar 3% saham Starbuck senilai Rp 35T? Anda para pendiri perusahaan tertarik merekrut corpopreneur? Tertarik menajdai seperti Jerry Baldwin, Zev Siegl dan Gordon Bowker yang perusahaannya tumbuh mendunia senilai lebih dari Rp 1100 T? Ayo bangun ekonomi bangsa ini. Mari merdekakan ekonomi bangsa ini. Bisa!

Ditulis dari kantor pusat SNF Consulting di Jalan Pemuda Surabaya, 20 Desember 2018

Iman Supriyonohttps://seruji.co.id/profile/iman-supriyono
Senior Consultant at SNF Consulting. Untuk konsultasi silahkan isi form di sini atau Chat Via WA

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

[sharethis-reaction-buttons]

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

SNF CONSULTING

Senior Consultant at SNF Consulting. Untuk konsultasi silahkan isi form di sini atau Chat Via WA

SNF TERPOPULER

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?