Pidato Anies Baswedan, Luhut Binsar Panjaitan dan Nasib Reklamasi

1
1118

Anies Sandi dan Reklamasi

Sikap Anies dalam reklamasi sudah jelas diungkapkan nya saat kampanye lalu. Anies mengejek Ahok pada bulan Maret 2017 bahwa Ahok mengizinkan dan menjalankan reklamasi yang melanggar aturan. Bahkan ketika Ahok mengatakan soal Reklamasi ini adalah sejak orde baru, Anies menyerang Ahok yang berwatak Orba tanpa mau berubah. Anies menggaris bawahi bahwa orde saat ini justru harus memberi perubahan korektif dari orde baru.

Selain melanggarnya, terkait ini, Anies memberi kritikan bahwa Reklamasi itu hanya menguntungkan pengembang besar dan meminggirkan nasib nelayan.

Sikap Anies ini berwatak ideologis, karena mengutamakan pertanyaan “untuk apa dan untuk siapa?” Reklamasi itu. Sebaliknya, LBP tidak pernah membicarakan untuk siapa dan siapa diuntungkan dari bisnis ribuan triliun yang dirancang dilahan negara tersebut?

Dari sini kita melihat bahwa selama sikap Anies Sandi konsisten pada penolakan Reklamasi vs sikap Jokowi dan LBP yang pro reklamasi, maka perang tanding soal Reklamasi ini akan terus menerus memanaskan ibukota.

Untuk aspek legal, Anies dapat melandaskan kekuatannya pada preseden bahwa semasa Ahok gubernur, sikap Jokowi dan LBP mengerahkan sepenuhnya urusan SK-SK ijin reklamasi kepada Ahok. Kenapa sebaliknya saat ini terkesan urusannya diambil pemerintah pusat? Bukankah dalam era reformasi dan otonomi daerah, kekuasaan pemerintahan pusat hanya pada 5 hal penting, yakni agama, kehakiman, pertahanan dan keamanan, Keuangan dan Luar negeri saja?

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama