Mencerdaskan Kota Melalui Rating Kota Cerdas Indonesia

Daring

Rating Kota Cerdas Indonesia 2017 yang mulai diluncurkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 4 Mei lalu, berjalan melalui berbagai tahapan seleksi, yang keseluruhannya berlangsung hingga akhir Oktober lalu.

Tahap seleksi terdiri atas evaluasi mandiri di mana kota diminta untuk mengisi kuesioner secara daring (dalam jaringan) atau secara online melalui “www.ratingkotacerdas.id”.

Kemudian tahap penilaian hasil evaluasi mandiri, validasi dan kunjungan langsung ke kota-kota finalis, pemetaan kota berdasarkan potensi masing-masing dan pengumuman hasil pemetaan kota.

Pemetaan ini dilakukan melalui evaluasi mandiri oleh pemerintah kota dan kunjungan langsung ke pemerintah kota dan survei masyarakat (n=400) di beberapa kota terpilih. Kegiatan pemetaan ini merupakan kegiatan dua tahunan dan dimulai pertama kali pada tahun 2015.

Pemetaan juga dilakukan dengan menilai proses pengelolaan kota dari sisi utilisasi sumber daya, manajemen, integrasi dan keberlanjutan, e-government, strategi dan rencana serta menilai kualitas hidup dari sisi pelayanan, indeks kualitas hidup dan indeks lainnya, persepsi masyarakat dan penilaian terhadap inovasi kota.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) Suhono Harso Supangkat yang juga Guru Besar Teknologi Informasi ITB, penganugerahan Rating Kota Cerdas Indonesia 2017 menjadi penutup dari rangkaian kegiatan dari bulan Mei 2017.

Penganugerahan Rating Kota Cerdas Indonesia 2017 adalah pemberian penghargaan berdasarkan indeks kepada kota-kota yang sesuai dengan hasil pelaksanaan kajian.

Dari beragam indikator tersebut, pemetaan kota terbaik berdasarkan ukuran besar, sedang, dan kecil, dalam bidang ekonomi, sosial dan lingkungan serta kategori-kategori lain.

Beragam klasifikasi ini memungkinkan kota-kota untuk mengetahui kondisi kota dan berkembang sesuai dengan potensi kotanya masing-masing.

Kota cerdas ini berbeda dengan implementasi “e-government” yang hanya fokus pada penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas layanan publik terutama oleh institusi pemerintah, sedangkan kota cerdas fokus pada penerapan solusi-solusi cerdas (inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan) untuk diterapkan dalam menjawab tantangan tantangan kota.

Solusi cerdas tidak hanya berbasis teknologi informasi dan komunikasi tetapi juga mencakup kemasyarakatan, proses pelayanan masyarakat, dan kesiapan infrastruktur di kota yang bersangkutan. Integrasi dalam kota cerdas adalah integrasi seluruh komponen kota yang dapat melibatkan pemerintah dan nonpemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Divestasi Freeport

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close