Jangan Keliru, KK Beda dengan PSC dan Kenapa Lebih Baik Beli Freeport Saat KK Berakhir

Oleh: Ferry Koto

Saya yakin, McMoran pasti berpikir seribu kali jika mau angkut aset-asetnya tersebut dari Papua, berapa banyak uang yang harus mereka siapkan, dan aset-aset tersebut pasti akan banyak tidak bergunanya jika dipindah, akan banyak rusaknya.

Sementara, perusahaan lain, menurut saya, juga tidak akan mau membeli aset-aset PTFI tersebut. Kenapa? Karena, PTFI yang pengalaman di Papua saja tidak diperpanjang Pemerintah KK-nya, tentu mereka juga belum tentu diberi izin IUPK (tidak ada lagi KK setelah Freeport). Trus, untuk apa mereka beli aset-aset tersebut. hehe

Selain itu, dengan tidak memperpanjang KK Freeport, maka akan sangat jelas sekali berdampak pada saham Freeport McMoran di lantai bursa. Pasti saham mereka yang diperdagangkan di lantai bursa akan jatuh. Jangan lupa PTFI adalah perusahaan Freeport McMoran yang paling menguntungkan dengan cadangan emas terbesar di dunia.

Artinya, jika saham McMoran jatuh, akibat tidak diperpanjangnya KK pada tahun 2021, maka akan mengakibatkan nilai sahan PTFI juga jatuh. Nah, jika pemerintah memang niat membeli PTFI, lakukan saat itu, pasti akan murah sekali. Saya yakin akan jauh dibawah US$3,85 miliar untuk 100%nya, bukan hanya 51%. Karena PTFI hanya akan bernilai senilai aset-asetnya berdasarkan NILAI BUKU, tidak ada lagi nilai potensi dari hak konsensi atas KK. (catatan: Ini kalau ada pemerintahan di Indonesia yang memiliki keberanian tidak memperpanjang KK PTFI ada tahun 2021. Koq saya ragu-ragu ada yang berani, termasuk pak Jokowi, hehehe)

Demikian kira-kira sederhananya.

10 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Pribumi vs Non Pribumi

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close