3 Putra Mahkota Menunggu Nasib, Dibalik Isu Dahlan Jual Sahamnya di Jawa Pos

Tidak disebutkan, apakah ratusan anak perusahaan Jawa Pos Group yang disebar di penjuru Indonesia, apakah “sudah inklud” di dalam saham holding PT Grafitti Press ini, atau anak-anak perusahaan itu murni milik Dahlan Iskan pribadi bersama para pimpinan Jawa Pos Group di daerah-daerah yang dipekerjakan Dahlan untuk membesarkan dinasti korannya.

Dominasi Azrul Ananda di Jawa Pos selama ini, melahirkan sisipan Deteksi di Jawa Pos, yang akhirnya ditutup. Juga pembangunan gedung DBL di depan Graha Pena, karena Azrul gemar basket, tapi gedung I ni dikabaran terus merugi.Termasuk hobi baru Azrul belakangan bersepeda, juga digelar event-event besar di Indonesia, yang dibiayai Jawa Pos dan sponsor. Termasuk juga keputusan Jawa Pos membeli klub sepakbola. Semua ini biaya besar, juga perlu ektra hati-hati, bagi group koran cetak yang lagi kehilangan trend nya. Masyarakat dengan cepat migrasi ke media online.

Mengutip sebuah sumber, wartaekonomi.co.id mengabarkan ada keraguan di shareholder untuk masa depan Jawa Pos apakah cukup dikendalikan Azrul, atau sudah waktunya digantikan “putra mahkota” yang lain, yang lebih mumpuni. Tinggal pilih saja. Ada Maesa putra almarhum Eric Samola. Atau Hidayat Jati, putra Gunawan Muhamad. Siapa pemenangnya? (dmr).

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.