Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

Oleh: Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum, Guru Besar FH USU Medan

SERUJI.CO.ID – Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 jenis Boeing 737 Max 8 pada hari Senin 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 diperairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat dengan rute penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng tujuan Pangkal Pinang, Bangka Belitung seharusnya menjadi entry point untuk pentingnya audit keselamatan penerbangan bagi maskapai penerbangan (Airline) yang ada di Indonesia.

Kecelakaan penerbangan yang tergolong besar dengan jumlah korban sesuai data manifest pesawat naas mengangkut penumpang 178 orang dewasa, 1 anak, 2 bayi infant, 2 kru dan 6 awak kabin sangat memprihatinkan dan kita harapkan jangan terulang lagi.

Untuk itu secara khusus kita mengharapkan agar para korban seluruhnya dapat ditemukan dan teridentifikasi secara benar. Sembari itu tentunya kita mendo’a kan agar arwah para korban mendapat tempat yang mulia disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggal tetap tabah dan berserah diri kepada Allah SWT dalam menghadapi musibah yang amat berat tersebut.

Salah satu hal pokok yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan penerbangan adalah bagaimana dapat mewujudkan penyelenggaraan penerbangan yang selamat, aman dan nyaman. Disamping itu bagaimana mutu layanan yang diberikan oleh maskapai penerbangan kepada para penumpang/konsumen jasa penerbangan juga menjadi hal yang mutlak harus mendapat perhatian dan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan tuntutan kompetisi pasar.


Secara umum pelayanan jasa penerbangan angkutan penumpang yang diselenggarakan maskapai penerbangan harus memperhatikan multi aspek. Berbagai aspek tersebut seperti aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi penumpang/pengguna jasa; aspek ekonomi dimana maskapai penerbangan sebagai badan usaha harus dapat meraih laba yang wajar guna pemenuhan cost operasional dan investasi pengembangan usaha; serta aspek ketersediaan layanan jasa penerbangan yang berkwalitas namun terjangkau oleh masyarakat pengguna jasa penerbangan.

BACA JUGA:  Dalam Usia 92 Tahun, Mahathir Tumbangkan Kekuasaan Yang Sudah Bercokol 60 Tahun

Idealnya berbagai aspek tersebut seharusnya dapat diwujudkan secara paralel dan baik sesuai dengan standar aturan hukum yang berlaku.

Pengawasan dan Audit Terhadap Maskapai Penerbangan.

Maskapai penerbangan sebagai pihak yang menyelenggarakan pengoperasian pesawat udara dan melayani penumpang mempunyai peran penting dan strategis dalam mewujudkan keselamatan penerbangan. Tanpa mengenyampingkan peran dan fungsi instansi atau pihak lainnya dalam mendukung keselamatan penerbangan, namun yang menjadi sorotan utama dalam hal terjadi suatu kecelakaan (accident) dalam penyelenggaraan penerbangan adalah pihak maskapai Airline dengan berbagai pertanyaan yang timbul.

Seperti pertanyaan; maskapai penerbangan mana pemilik pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut; apa faktor penyebab kecelakaan tersebut; bagaiamana track record mutu pelayanan jasa penerbangan yang dilakukan maskapai penerbangan tersebut, misalnya menyangkut ketepatan waktu/jadwal penerbangan sesuai yang tertera dalam tiket, pelayanan tehadap penumpang sejak pembelian tiket, check in, boarding, kenyamanan selama dalam penerbangan, pelayanan jasa barang bagasi dan barang kabin sampai mendarat di bandara tujuan.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Kasih Sayang Yang Menyembuhkan

Kasih sayang adalah sebuah kekuatan penyembuhan. Inilah diantaranya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi