Ustadz Felix Siauw: Tanah Palestina Milik Ummat Islam

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ustadz Felix Siauw menjelaskan bahwa pemilik sah tanah Palestina, yang tidak lain adalah ummat Islam. Sejarah Palestina, kata dia, diawali sekitar tahun 600-an Masehi. Ketika Khalifah Ummar bin Khattab mengunjungi tanah Syam, pada saat itu, ia diberikan kunci Baitul Maqdis atau Al Quds oleh Pendeta Patrick Sophronius‎.

“Jadi kalau Kristen Ortodoks itu yang memimpin kan namanya Patrick, nah Patrick itu memberikan kunci kepada Umar Bin Khattab. Ketika kunci telah diberikan artinya kepemilikan sudah berpindah kepada ummat muslim,” ujar ustadz Felix Siauw di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).

‎Setelah kunci diberikan, lanjut dia, ummat Islam menjaganya hingga 1914 atau Perang Dunia I. Pada saat itu, tanah Palestina dicaplok oleh Inggris melalui sebuah perjanjian. Kemudian Liga Bangsa-Bangsa mengeluarkan izin, Palestina dijadikan pemukiman.

“Nah ujung-ujungnya ada PBB mengatur partisi, tanah itu dibagi dua. Setengah untuk Palestina, setengah untuk Israel. Pertanyaan saya. Dimana itu hukumnya. Itu tanah kaum muslimin,” kata dia.

Ustadz Felix mengatakan, ia tak setuju kalau solusinya adalah pendirian dua negara, yaitu Palestina dan Israel. Alasannya, Israel sama sekali tidak punya hak atas tanah Palestina.

“Itu tanah kaum muslimin. Maka mereka tidak punya ibu kota di situ, termasuk Tel Aviv,” kata dia.

Solusi paling tepat, menurut ustadz Felix, Israel harus keluar dari tanah Palestina. Untuk mengusir Israel, kata dia, tidak bisa sendiri-sendiri.

“Karena itu, ini harus dijadikan momen persatuan. Karena tidak mungkin mengusir Yahudi dari tanah yang mereka jarah itu, kecuali dengan persatuan kaum muslimin di seluruh dunia,” pungkasnya. (Achmad/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Segarkan Wajah dengan A I U E O