close

Maulana Syaikh, Ulama, Pendidik, dan Penggerak Emansipasi

Berjuang Lewat Politik

Setelah penyerangan markas NICA, Maulana Syaikh bersama Saleh Sungkar membentuk Persatuan Umat Islam Lombok (PUIL) sebagai wadah yang sifatnya politik untuk berjuang dan memajukan masyarakat. Sejak membentuk PUIL, keduanya dikenal sebagai dwitunggal dalam bidang politik kebangsaan.

Kiprah politiknya makin terasa dan dia aktif menjadi anggota konstituante, aktif di Masyumi, Parmusi, dan di Golkar.

Ia juga dipercaya menjadi Amirul Haj dari Negara Indonesia Timur (NIT) pada tahun 1948 dan pada tahun 1949 dia menjadi anggota Delegasi NIT ke Arab Saudi yang bertugas bertemu dengan pemerintah Saudi.


Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan memanfaatkannya untuk bertemu dengan masyarakat Indonesia yang bermukim (mukimun) di Saudi untuk melakukan konsolidasi membangun semangat nasionalisme.

Sekembali ke Tanah Air, para mukimun itu melakukan protes kepada pemerintah Belanda sesuatu yang sama sekali tidak diharapkan oleh Belanda.

Pada tahun 1953, ia mendirikan organisasi Islam Nahdlatul Wathan yang memberikan perhatian kepada pendidikan dan agama. Secara keagamaan, nama Nahdlatul Watan pada perkembangannya menjadi nama tarekat dengan wirid yang khas dan berpengaruh terhadap keagamaan masyarakat.

Ajaran-ajaran tarekatnya yang berbasis kepada tradisi pemahaman keislaman yang moderat yaitu Ahlus Sunah waljamaah menjadi sangat terkenal.

Ia tidak hanya dikenal sebagai seorang nasional pejuang kemerdekaan, tetapi juga sebagai dai, mubalig, guru, ulama, sastrawan, politikus, guru Sufi Tarekat Hibzi Nahdlatul Wathan dan pembaru sosial keagamaan dan pendidikan.

Karena kontribusi dan jasa-jasanya yang besar terhadap bangsa dan negara serta kemajuan pendidikan dan Islam pemerintah menganugerahi Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dengan gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 bersama dengan almarhum Laksamana Malahayati dari Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepri dan Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Presiden RI Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11), menganugerahkan gelar pahlawan nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tolak PPDB Zonasi Yang Tidak Berkeadilan, KOMPAK Siang Ini Geruduk Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan orang tua yang tergabung dalam...

Kuasa Hukum Jokowi-KH Ma’ruf Siap Hadapi Saksi Dari Pihak Prabowo-Sandi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin...

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019 Akan Digelar Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (19/6) pagi...

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).