Selama Ramadhan, Masjid Seribu Tiang Bagikan Ratusan Takjil Setiap Hari

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Masjid Agung Al Falah atau lebih dikenal sebagai masjid seribu tiang di Provinsi Jambi bagikan makanan gratis untuk para majelis dan musyafir.

Setiap harinya pengurus masjid itu sediakan 100 sampai 150 paket makanan untuk berbuka puasa. Terdiri dari minuman penambah energi, nasi kotak atau nasi bungkus dan takjil.

“Setiap harinya takjil yang disediakan hampir kekurangan, karena banyak musyafir yang singgah jelang berbuka puasa, selain itu jumlah majelis taklim yang berbuka puasa di masjid semakin bertmambah” kata pengurus Masjid Al Falah Jambi, Ratnawati di Jambi, Rabu (15/5).

Takjil yang disediakan oleh pengurus masjid itu merupakan bantuan dari pemerintah provinsi. Selain berikan takjil gratis, pengurus masjid itu juga menerima donasi takjil untuk di bagikan secara gratis kepada majelis taklim dan musyafir yang berbuka puasa di masjid itu.

Berbagi takjil gratis tersebut telah dilakukan di masjid itu sejak puluhan tahun silam.
“Sudah sangat lama tradisi ini berlangsung, saya bekerja menjadi pengurus masjid ini sudah 15 tahun, sementara tradisi ini sudah dilakukan jauh sebelum saya bekerja,” kata Ratnawati.

Di masjid itu juga disediakan makanan ringan bagi siapapun yang melakukan tadarusan di masjid itu.

Selain itu, ibadah tarawih di masjid itu juga tergolong cukup unik. Ayat yang dibaca untuk ibadah sholat tarawih setiap malamnya sebanyak satu juz. Jika terdapat 30 hari puasa Ramadhan, maka dalam satu bulan ibadah tarawih di masjid itu mampu menyelesaikan 30 juz.

“Di malam terakhir tarawih kita selalu hataman, dan ini telah berlangsung cukup lama, sama seperti berbagi takjil gratis itu,” kata Ratnawati.

Masjid Al Falah tersebut dikenal sebagai masjid seribu tiang dikarenakan terdapat ratusan tiang penyangga di masjid itu. selain itu masjid tersebut tidak memiliki dinding, sehingga ratusan tiang penyangga masjid itu tampak dari kejauhan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy