Kapolda Banten Ajak Ormas Mathla’ul Anwar Rawat Kebhinekaan

PANDEGLANG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Brigjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengisi acara Kuliah Umum yang bertemakan “Merawat Indonesia Dalam Kebhinnekaan” yang diadakan oleh Universitas Mathla’ul Anwar, Banten, pada hari Senin (13/3/2017).

Dalam pemaparannya, Sigit Prabowo menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kebhinnekaan yang ada di Indonesia dengan berbagai macam suku, budaya dan bahasanya.

“Indonesia ditakdirkan menjadi negara yang beraneka ragam, mulai dari suku, budaya, bahasa bahkan agamanya. Ini adalah kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan. Maka dalam kesempatan ini, saya mengajak Mathla’ul Anwar untuk sama-sama menjaga dan merawat kekayaan bangsa dalam bentuk kebhinnekaan tersebut,” ucap Sigit Prabowo ketika memaparkan materinya di Aula FKIP UNMA, Banten.

Lebih lanjut Sigit Prabowo menyampaikan bahwa bersatunya elemen masyarakat dalam bingkai kebhinekaan akan membuat Indonesia menjadi negara yang kuat dan mandiri di segala bidang. Selain itu diperlukan kesamaan visi dan tekad dalam menjaga keutuhan NKRI dari paham-paham yang bisa merusak kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

“Bersatunya kita dalam bingkai kebhinnekaan akan menjadikan negara ini kuat dan mandiri di segala bidang, baik ekonomi, politik, sosial dan lain-lain. Bersatunya kita juga dalam satu pemahahan untuk menjaga keutuhan NKRI akan mampu menolak paham-paham yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” lanjut Sigit.

Sementara itu perwakilan dari Pengurus Besar Mathla’ul Anwar K.H. Bai Makmun menyampaikan bahwa umat Islam khususnya di Indonesia sudah diajarkan tentang makna kebhinnekaan, umat Islam juga sudah paham tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.

“Dari sejak kemunculannya Islam sudah mengajarkan bagaimana itu makna Bhinneka Tunggal Ika, coba buka Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13, disana sudah jelas tertulis. Menjaga persatuan dan kesatuan itu mutlak perintah Allah,” ucapnya menyampaikan pandangan atas paparan Kapolda Banten.

Wakil Rektor Universitas Mathla’ul Anwar DR. Jihaduddin menyampaikan bahwa kedatangan Kapolda Banten ke Universitas Mathla’ul Anwar merupakan bentuk pengakuan bahwa Mathla’ul Anwar di Banten adalah salah satu ormas yang diperhitungkan keberadaannya.

“Terimakasih Kapolda Banten yang telah sudi mampir ke kampus kami, ini adalah sebuah pengakuan yang sah dari Polda Banten tentang eksistensi Mathla’ul Anwar. Saya berharap silaturahim ini bisa membawa manfaat bagi semua pihak,” ucap Jihaduddin dalam keterangan persnya. (Adi Fikri Humaidi)

EDITOR: Iwan Y

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER