Hafal Alquran, 12 Mahasiswa Baru di Kampus Ini Dibebaskan Uang Kuliah

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 12 orang mahasiswa baru mendapatkan keberuntungan karena hafal Alquran. Keduabelas hafizh/hafizhah tersebut dibebaskan dari membayar uang kuliah mulai dari 1 tahun sampai dengan 3 tahun, tergantung jumlah Juz yang mereka hafalkan.

Adalah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Aceh yang memberikan penghargaan berupa pembebasan uang kuliah kepada hafizh/hafizhah tersebut.

“Ini wujud komitmen dan apresiasi kepada para mahasiswa yang menghafal Al-Quran,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa Dr. H. Basri Ibrahim, MA kepada SERUJI, di Kota Langsa, Rabu (19/9).

Menurut Basri, sudah selayaknya para hafizh/hafizhah mendapatkan beasiswa tersebut, karena mereka merupakan generasi qurani yang akan terus menjaga kemurnian Alquran.

Diungkapkan oleh Basri, bahwa selain bebas uang kuliah, mahasiswa tersebut juga berhak mendapatkan beasiswa dalam bentuk bantuan biaya pendidikan yang setiap tahunnya dialokasikan oleh IAIN Langsa.

Pembebasan uang kuliah tersebut terdiri dari 3 kategori, yaitu kategori penghafal 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Untuk kategori penghafal 10 juz yang dibebaskan uang kuliah selama 1 tahun, diberikan kepada 7 mahasiwan baru, yaitu; M. Fahrozi, As’ad Saifullah, Hawari Sitorus, Nuria Shinta, Azhari, Muammar Alfachri dan Ajis Sabadar,

Untuk kategori penghafal 15 juz diberikan kepada 3 mahasiswa baru, yaitu; Mustafa Kamil Lubis, Ainail Sa’adah Siregar dan Ria Zahara. Kategori ini dibebaskan uang kuliah selama 2 tahun.

Kemudian untuk kategori 20 juz diterima 2 mahasiswa baru, yaitu; Abbas dan Zifry Vriski Pratama. Kedua mahasiswa ini dibebaskan uang kuliah selama 3 tahun.

Sementara itu, penguji tahfizh Alquran M. Alwin Abdillah, LLM mengatakan, mahasiswa baru yang mendapatkan bebas uang kuliah telah mengikuti tes hafalan.

“Semuanya telah ikut tes, dan Alhamdulillah memenuhi syarat sehingga berhak untuk mendapatkan bebas uang kuliah,” terangnya.

Dijelaskannya, dari 12 mahasiswa tersebut, 5 diantaranya memiliki hafalan sampai 30 juz, namun karena masih belum begitu lancar maka hanya menyetorkan hafalannya sampai dengan 20 juz.

“Ada 5 orang yang memang hafal sampai 30 juz, tapi mereka mengatakan belum begitu lancar, jadi hanya menyetor sampai 20 juz saja, namun mahasiswa tersebut tetap kita berikan pembinaan sampai hafalannya lancar,” tandasnya. (Syahrial/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan