Dr Zakir Naik Tiba di Indonesia

JAKARTA – Di tengah banyaknya berita kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al-Saud beserta rombongan kerajaan dan pemerintah, ulama ahli perbandingan agama, Dr Zakir Naik tiba di Indonesia, Rabu (1/3) sore. Kedatangannya ini memenuhi undangan Hanny Kristianto dari Mu’alaf Center untuk berkordinasi langsung dengan panitia menjelang acaranya di Indonesia.

Dr Zakir Naik diterima oleh Bukhari Wahid, perwakilan Dr Zakir Naik di Indonesia. Ulama yang aktif berkeliling ke berbagai negara untuk berdakwah dan memualafkan orang-orang tersebut, dijadwalkan bersafari dakwah ke sejumlah kota di Indonesia pada bulan April 2017. Belum diketahui kota mana saja yang akan jadi tujuan safari dakwah Zakir Naik.

“Dr Zakir Naik tiba di Indonesia pada Rabu (1/3) sore untuk berkordinasi dengan panitia tentang rencana safari dakwah ke beberapa kota di Indonesia di bulan April 2017. Mohon bantu doa ya,” ujar halaman facebook Zakir Naik Visit Indonesia 2017 yang juga diposting ulang oleh Hanny Kristianto.

Ulama asal Mumbay, India, ini hanya tiga hingga empat hari berada di Indonesia untuk rapat koordinasi dengan panitia, bersilaturahim, dan melihat kondisi di Indonesia.

Zakir Naik adalah seorang ulama perbandingan agama yang sangat terkenal kepiawaiannya mengetahui seluruh isi kitab-kitab suci beberapa agama di dunia. Dengan keahliannya ini, Zakir Naik dapat dengan mudah mematahkan ajaran agama non-Islam sehingga banyak yang langsung bersyahadat di depannya. Tak pelak banyak juga tokoh agama non-Islam pun pernah menjadi lawan debatnya.

EDITOR: Rizky/Harun S

17 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy