Diresmikan, Madani Mart Sediakan Produk Home Industri

3
705
Pemotongan pita oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Riau (tengah) didampingi Ketua IDI wilayah Riau (kanan) dan ketua dewan pengawas koperasi DRM (kiri). (Foto:SERUJI)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Ditengah persaingan usaha yang kian ketat, dibutuhkan sensitifitas para pemilik modal untuk memberi ruang kepada para produsen maupun pedagang kecil untuk berkembang. Apalagi dengan maraknya minimarket yang tumbuh bak jamur di musim hujan, yang semakin mempersempit ruang gerak mereka.

Madani Mart, minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi anggotanya, juga memberikan kesempatan pada pelaku usaha kecil atau home industri untuk menjual produknya di minimarket tersebut.

Pengawas koperasi Dokter Riau Madani (DRM) dr Pramudjo Abdulgani, SpJP (K), yang merupakan pemilik dari Madani Mart, mengatakan bahwa mini market yang baru saja diresmikan tersebut berkomitmen turut mendukung para pengusaha kecil home industri

“Kami melayani pembelian produk-produk home industri selama produk tersebut sudah berijin,” kata Pramudjo saat dikonfirmasi SERUJI, Sabtu (9/12).

Sebagai minimarket yang dimiliki oleh para dokter, lanjutnya, maka komitmen kesehatan juga ditunjukkan dengan tidak akan menjual rokok maupun minuman keras.

“Madani Mart tidak menjual rokok maupun minuman keras,” jelasnya.

Peresminan minimarket pertama milik Koperasi DRM ini dilakukan di halaman Madani Mart pada Sabtu (9/12) kemarin. Grand opening dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM sebagai tanda mulai dibukanya minimarket tersebut.

Acara peresmian Madani Mart yang menjadi salah satu tanda kebangkitan ekonomi ummat ini, juga diisi dengan acara sholat subuh berjamaah serta pengajian.

“Acara grand opening dimulai dengan sholat subuh berjamaah di masjid An-Nur Pekanbaru. Disusul dengan ceramah tentang ekonomi islam oleh Ust Hasbullah Lc, MA,” ungkap Pramudjo.

Yang unik di acara peresmian ini, lanjut Pramudjo, ucapan selamat dari kolega tidak diwujudkan dalam bentuk karangan bunga, tapi cukup dibuat rangkaian pita yang berisi nama-nama pemberi ucapan.

“Yang memberikan ucapan selamat diwujudkan bukan dengan memberi karangan bunga, tetapi dengan membeli Voucher senilai 500 ribu, yang diharapkan sebagiannya dibagikan kepada kaum dhuafa,” jelasnya.

 

Rangkaian pita para pemberi ucapan selamat. (Foto:SERUJI)

Selain menjalankan usahanya melayani kebutuhan anggota dan masyarakat, Madani Mart juga memiliki program kepedulian untuk kaum dhuafa. Direncanakan setiap pekan disediakan sarapan pagi gratis untuk kalangan dhuafa di Madani Mart.

“Nama Madani merupakan singkatan dari majelis dokter amanah nan islami. Koperasi DRM terlahir dari rahim majelis pengajian IDI Riau cabang Pekanbaru,” pungkas Pramudjo. (Endang/Efka)

loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...