Pada hari  Senin, tanggal 12 Februari 2018 Panwascam Panca Jaya Kabupaten Mesuji berkoordinasi dengan SekCam Panca Jaya Bp. Nopen Mariyanto, Kanit BimMas Panca Jaya Bp. Abu Bakar, Babinsa Panca Jaya Bp. Ahmad Najmi dan Bp. Bambang, SatPol PP Panca Jaya Bp. Heru J.Y, Ketua PPK Panca Jaya Bp. Riyadi dan anggota, Ketua PAC PDI-P Panca Jaya Bp. Bambang, Ketua DPC PKS Panca Jaya Bp. Sukardi, dan team sukses dr PasLon Ridho Bp. Ponimin serta seluruh PPL Panca Jaya melakukan apel penurunan Alat Peraga Sosialiasi Pasangan Calon. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB sampai dengan menjelang magrib secara serentak. Untuk Kecamatan Panca Jaya dipusatkan di Simpang Empat Meranti Mukti Karya dan Pasar Mukti Karya. Ketua Panwascam Panca Jaya Bp. Didik Wibisono mengatakan agenda ini adalah tindak lanjut dari instruksi Panwaskab Mesuji yang disampaikan dalam rakoor sehari sebelumnya.

“Sesuai PKPU nomor 4 Tahun 2018 pasal 70 ayat 5, penurunan semestinya dilakukan oleh pasangan calon. Tapi untuk optimalisasi, kita diperintahkan untuk menginisiasi dan memfasilitasi penurunan,” kata Ketua Panwascam.

Seperti diketahui, ketentuan Alat Peraga Kampanye baik ukuran dan lokasinya sudah diatur dalam PKPU dan SK KPU. Apel penurunan yang dilakukan secara serentak disemua kecamatan Se-Kabupaten Mesuji ini adalah upaya penertiban pasca ditetapkannya pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung oleh KPU dalam Pilkada yang akan dilaksanakan pada tahun ini.

Andri Wahyudi, KorDiv Penindakan Pelanggaran, Panwascam Panca Jaya menambahkan, sebelum dilakukan apel dan penurunan, panwascam juga melakukan sosialisasi PKPU dan SK KPU tentang alat peraga kampanye. “Kita berharap sosialisasi ini dapat bermanfaat sehingga kedepan dapat mengukuhkan sinergisitas dalam hal pengawasan pemilu di Kecamatan Panca Jaya,” tutupnya”. (Mysha IY)

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....