Komunitas pengajian IDI Pekanbaru, menyambut libur tahun baru 2018 dengan mengadakan Pelatihan men terjemah Al Quran Metode Tamyiz. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari

Ahad 31 Desember 2017 sampai dengan Senin 1 Januari 2018, bertempat di Aula Umar bin Khattab Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru. Acara pelatihan berlangsung dengan mengundang Pengajar Ust Sholeh Mansur dari Bandung, diikuti 32 peserta , terdiri dari Dokter2 beserta keluarga , Apoteker , Ustadz dan Ustadzah.

Dr. Pramudjo Abdulgani, sebagai ketua penyelenggara mengatakan bahwa , “pelatihan ini dimaksudkan karena banyak dari kita hanya dapat membaca Al Quran tetapi tidak bisa menerjemahkan Al Quran yg dibacanya”.

Metode Tamyiz merupakan salah satu metode pintar terjemah Al Quran dan kitab kuning , dengan motto : 

Anak kecil saja BISA, yang pernah kecil PASTI BISA, artinya metode ini bisa diajarkan sejak anak SD kelas 2 dan usia yang pernah kecil alias sudah berumur. Bpk Abaza MM sebagai penulis metode ini, semula mengembangkan di Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu. Dan metode ini, sudah di tashih oleh DR KH Akhsin Sakho Muhammad al Hafidz . 

Dr.Elmi, sebagai salah satu peserta memberikan kesan tentang pelatihan ini , bahwa “nahwu sharaf yg selama ini sangat menakutkan , susah dipelajari , dengan  metode tamyiz ini bisa dipelajari dengan lebih mudah”

Peserta mengikuti pelatihan dengan semangat dan penuh ceria, belajar menghafal dengan bernyanyi diiringi Marawis, sehingga  pelatihan yang mulai dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore selama 2 hari ini, berakhir .

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama