Kotawaringin Barat – Pemeran sejata yang dihelat di Pangkalan Bun Park (PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Sabtu (11/3) menampilkan berbagai jenis senjata termasuk mortir. Senjata-senjata tersebut sengaja dipamerkan kepada khalayak umum oleh Kodim 1014 PBN, agar masyarakat mengenal senjata,mengerti sejarah dan lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu senjata yang masih diproduksi hingga saat ini adalah jenis M Р16 buatan  Amerika Serikat yang merupakan rancangan Equene Staner dan L. James Suliver tahun 1957 yang menjadi andalan pasukan tempur di seluruh dunia.

Pasalnya, senjata dengan kecepatan peluru 45-60 putaran /menit dan 700-950 putaran / menit siklik mampu membidik titik sasaran 550 meter hingga 800 meter pada wilayah sasaran.

Selain itu pula, dalam pameran tersebut ada senjata mesin berat (SMB) tahun 1932 dan juga senjata mortir 81 Tampela dengan jarak sasaran hingga 6500 meter atau 6.5 kilo meter.

Dalam pidatonya, Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol (inf) Wisnu Kurniawan mengatakan jika event yang digelar tersebut bertujuan memberikan pengetahuan bagi warga juga menjadi destinasi wisata.

“Pada event Borneo Operation II kami sengaja membuka stand pameran senjata. Tujuannya agar masyarakat Kotawaringin Barat lebih mengenal sejarah dan juga mengenal berbagai senjata khususnya milik TNI. Disamping itu pula untuk pariwisata,” ucapnya di tengah-tengah komunitas airsofhgun dari berbagai daerah tersebut.

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama