JAKARTA, – Penerbangan dengan pesawat Lion Air dari Jakarta menuju Padang dengan kode penerbangan JT 250 pada hari Rabu (20/12) tertunda sampa 3 jam. Di tiketnya tertera jadwal keberangkatan dari bandara Soetta jam 11.55 WIB, namun setelah 1 jam menit baru bisa naik pesawat.

Yang aneh, di layar jadwal penerbangan tidak tampil di layar yang menayangkan jadwal penerbangan dengan kode penerbangan JT 250, padahal pesawat dengan kode penerbangan lainnya walaupun delay bahkan batal terbangpun tetap ditampilkan di layar.

Namun kejadian aneh tersebut belum membuat penumpang risau, sampai setelah duduk di pesawat dan para pramugari maupun pramugara sudah menolong dan merapikan bagasi penumpang, serta mesin pesawat telah hidup tetapi pesawat masih belum take off juga baru para penumpang mulai gelisah.

Selang satu jam setelah mesin pesawat dibunyikan dan tetap saja pesawat masih ditempat, apalagi banyak penumpang yang sudah mulai lapar maka banyak penumpang yang berdiri dan emosi. Untuk meredam emosi maskapai penerbangan Lion Air memberikan nasi kotak.

Ada sebagian penumpang yang mendapat informasi bahwa kode penerbangan JT 250 belum mendapat ijin terbang dari pihak otoritas penerbangan. Sehingga mereka belum bisa segera terbang meskipun crew pesawat sudah siap.

Pukul 15.30 WIB pesawat baru Take off, padahal penumpang sudah dipersilakan masuk pesawat sejak pukul 13.00, sehingga penumpang harus merasakan kegelisahan di dalam pesawat selama 2,5 jam.

Liputan dan Foto : Nori Nofli

 

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

Komentar

BACA JUGA
Sekolah Pranikah

Kasus Perceraian Tinggi di Surabaya, Pemkot Adakan Sekolah Pranikah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Tingginya kasus perceraian di Kota Surabaya, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mengadakan pembekalan bagi muda-mudi warga Surabaya yang hendak melangsungkan pernikahan. Dengan mengambil...
Sudirman Said.

Sudirman Optimis Pangkas 13 Persen Kemiskinan Jateng

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Sudirman Said optimistis memangkas angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini masih mencapai 13 persen menjadi 6 persen nantinya...

Tidak Lolos Peserta Pemilu 2019, PBB Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya akan mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait tidak...
AHY

Demokrat Tunjuk Agus Harimurti Sebagai Kogasma

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Demokrat menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk persiapan Pemilu 2019 serta memenangkan Pilkada Serentak 2018...

Rute Wisata Transjakarta Ditambah Selama Asian Games

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana menambah rute wisata bus Transjakarta selama penyelenggaraan Asian Games 2018. "Selama berlangsung Asian Games, kami akan menambah...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...