Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang servant leader (pemimpin yang melayani).

Untuk menjadi servant leader yang baik, seseorang harus memiliki kecerdasan emosional yang baik. Tahapannya adalah sebagai berikut.

  1. Kompetensi dalam mengelola diri:
  • Self Awareness: mampu membaca emosi dan dampaknya terhadap lingkungan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, serta mengetahui kemampuan diri. Pada proses ini dibutuhkan saling keterbukaan sehingga timbul saling memahami.
  • Self Management: kemampuan dalam mengendalikan diri, transparasi (jujur dan mempunyai integritas), dapat menyesuaikan diri, dapat mencapai target yang ingin dicapai, melalukan inisiatif dan optimis pada setiap peristiwa yang dihadapi untuk bekerja dengan kecerdasan diri.
  • Sosial Awareness: dapat merasakan emosi, sudut pandang dan kekhawatiran orang lain, bisa membaca keadaan sekitar, mengenali dan memenuhi kebutuhan orang bekerja sama dengan Anda.
  • Relationship Management: kemampuan untuk menjadi pemimpin yang menginspirasi, dapat memberikan pengaruh, sebagai katalis perubahan, dan dapat membangun ikatan antar kelompok, serta dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

2. Konsep dasar servant leader:
– Mendengarkan dulu
– Mengembangkan intuisi
– Memimpin dengan persuasi
– Mengkonseptualisasikan apa yang dicari dan menawarkan berbagai peluang kerjasama

Loading...

3. Kompetensi sebagai pemimpin:
– Kompentensi Teknikal: menerapkan pengetahuan, metode, teknik yang dimiliki dalam menjalankan tugas yang diemban.
– Kompetensi Managerial: kemampuan dalam memahami kompleksitas bidang yang dikelola dan bagaimana mengatasinya sehingga tercipta integrasi dan sinergi yang baik.
– Kompetensi Sosial: kemampuan dalam berinteraksi, memotivasi, dan menerapkan kepemimpinan yang efektif.

Selain itu, seorang pemimpin dianggap layak jadi pemimpin adalah ketika dapat mencapai 5 level kepemimpinan berikut:
1. Sadar, sadar akan posisi saat ini
2. Mengerti, bahwa ada tanggung jawab lebih yang harus dipenuhi
3. Bekerja dibawah pengawasan
4. Bekerja secara independen
5. Mampu menciptakan pemimpin baru

Seorang pemimpin dihormati karena 2 faktor: kekuatan dan pengaruh. Pemimpin yang baik dihormati karena pengaruhnya dapat dijadikan teladan oleh yang lain.

Untuk menjadi pemimpin yang baik, silahkan diamalkan teori kepemimpinan tersebut.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama