Mata kucing pada ruangan gelap akan tampak bercahaya, hal ini dikarenakan kucing adalah hewan nocturnal  yang pada matanya mengandung zat yang disebut Tapetum Lucidum. Mata yang bercahaya seperti mata kucing tersebut bisa juga ditemui pada manusia sebagai kondisi abnormal.

 

Gambar mata kucing yang tampak bercahaya pada suasana gelap

Namun bercahayanya mata manusia akan tampak bila mata disorot dengan cahaya (disenter). Normalnya mata manusia tidak bercahaya. Mata manusia yang bercahaya merupakan tanda dini dari penyakit kanker mata yang disebut retinoblastoma.

Gambar mata kiri pada anak yang tampak bercahaya sebagai tanda dini retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan kanker mata yang biasanya muncul pada anak-anak, paling sering pada anak dibawah 2 tahun. 95 persen kasus terdiagnosa sebelum penderita berumur 5 tahun. Sementara bila munculnya sudah lebih dari 5 tahun biasanya memiliki kemungkinan sembuh yang kecil.

Kesembuhan dari penyakit ini sangat ditentukan oleh dininya kanker ditemukan. Dan cara menemukan tanda dini bukanlah hal yang sulit karena bisa dilakukan oleh orang tua sendiri. Cukup dengan mengarahkan senter pada mata anak. Bila didapatkan mata bercahaya segera konsultasikan ke dokter spesialis mata.

Retinoblastoma yang masih terlokalisir didalam bola mata, dapat terbatas pada retina saja atau melibatkan bola mata dan tidak keluar dari mata kearah jaringan lunak sekitar mata atau bagian lain dari tubuh, angka bebas penyakit selama 5 tahun lebih dari 90  persen (maksudnya setelah sembuh pasien dipantau selama 5 tahun, 90 persen pasien tidak mengalami kekambuhan)

Retinoblastoma yang sel tumornya sudah keluar dari bola mata yang hanya terbats pada jaringan lunak di sekitar mata tau telah menyebar (umumnya menyebar ke sistem saraf pusat, sumsum tulang, atau kelenjar getah bening, angka bebas penyakit selama 5 tahun kurang dari 10%. 90 persen mengalami kematian.

Oleh karena itu penting sekali penemuan dini penyakit ini, jangan sampai pasien dibawa ke dokter sudah dalam kondisi lanjut seperti tampak pada dua gambar dibawah ini.

 

 

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama