Ulasan tentang keindahan dataran tinggi Dieng seakan tiada habisnya. Semakin digali semakin membuat penasaran dan menambah rasa takjub akan keindahan alam ciptaan ilahi.

Dataran tinggi Dieng yang berada diatas ketinggian lebih dari 2000 mdpl itu benar benar menyimpan pesona keindahan yang luar biasa. Mulai dari pegunungan yang bertanah subur yang menjadikan wilayah Dieng sebagai sentra sayuran. Beraneka ragam sayur mayur dapat dijumapai disini, kentang yang beraneka ragam, kol atau kubis, bawang-bawangan serta pepaya gunung yang terkenal dengan sebutan carica yang begitu menggoda kenikmatannya, ada lagi tanaman yang menjadi penambah stamina yang diyakini dapat menambah vitalitas pria, purwoceng.

Dieng juga menawarkan wisata alam yang aduhai. Sebut saja komplek candi Arjuna yang merupakan tinggalan jaman kebudayaan sanjaya yang berjaya ditanah jawa pada abad 8 masehi.

Kompleks candi yang meski tidak terlalu luas namun memendam kisah kehebatan masa lalu. Seperti candi lain yang tersebar di pulau jawa kita akan dibuat kagum bagaimana pembuatan candi waktu itu, bahan bebatuan candi serta teknologi yang dipakai dalam pembangunannya. Arsitektur khas candi Hindu menggambarkan bahwa waktu itu agama yang dianut sebagian besar masyarakat disekitarnya adalah agama Hindu.

Tidak jauh dari komplek candi Arjuna, kita dapat menikmati keindahan kawah Sikidang. Kawah Sikidang ini merupakan kawah aktif yang menyemburkan gas belerang yang menyengat. Meski demikian pengunjung dapat melihat dari dekat uap panas belerang yang menyembur dari jarak yang sangat dekat. Tentu bagi pengunjung yang memiliki kendala pernafasan tidak dianjurkan mengunjungi kawah ini mengingat aroma belerang yang begitu menyengat dapat berbahaya bagi penderita gangguan pernafasan.

Obyek lain yang tak kalah menarik adalah telaga warna, telaga yang terbentuk akibat letusan gunung vulkanik masa lalu itu sangat menakjubkan. Sesuai dengan namanya, telaga warna, telaga ini bila dilihat dari sisinya menampakkan warna air yang berbeda. Ada warna biru, hijau dan bening serta kekuningan layaknya warna belerang. Telaga yang dikelilingi pepohonan asri nan rimbun ini sangat cocok untuk menghilangkan penat setelah wisatawan berkeliling mengunjungi obyek- obyek wisata lainnya.

Dieng memang layak disebut sepotong ‘surga yang jatuh ke Bumi’. Sry-jateng

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....