Terkait Teknologi Kecerdasan Buatan, Prancis Bernafsu Jadi yang Terdepan

0
24
Emmanuel Macron, Presiden Prancis (foto: istimewa)

PARIS, SERUJI.CO.ID – Presiden Prancis Emmanuel Macron bernafsu menjadikan negaranya sebagai yang terdepan dalam perlombaan teknologi kecerdasan buatan dan akan meluncurkan rencana besar baru pada pekan ini, kata sejumlah pejabat pada Senin (26/3).

Macron, yang berusia 40 tahun dan menjadi presiden dengan janji mengubah Prancis menjadi “negara ‘start-up'”, mengaku tidak ingin melihat Prancis dan Eropa tertinggal dari raksasa teknologi dari Amerika Serikat dan China, seperti, Google, Microsoft, dan Alibaba, dalam bidang kecerdasan buatan.

“Prancis sangat tertinggal dalam dua revolusi teknologi terkini, robotik dan Internet. Kami tidak punya perusahaan raksasa dalam bidang itu,” kata penasihat kepresidenan.

“Kami akan melakukan apapun yang diperlukan untuk menjadi yang terdepan,” kata dia.

Pejabat itu, yang meminta namanya dirahasiakan, menolak memberikan penjelasan lebih jauh mengenai program baru tersebut, yang akan diluncurkan pada Kamis (29/3), saat presiden akan berpidato di pusat penelitian College de France.

Mereka mengatakan bahwa Prancis akan menyuntikkan dana besar untuk program itu.

“Itu adalah teknologi yang akan memberikan keuntungan ekonomi yang jelas bagi para pemenangnya,” kata sumber yang sama sambil menggambarkan konteks global sebagai “perlombaan senjata”, yang semakin cepat.

Kecerdasan buatan adalah sebuah ilmu pengetahuan komputer yang fokus pada penciptaan mesin yang mampu menyadari lingkungannya dan kemudian membuat keputusan logis atasnya.

Prancis akan memulai perlombaan kecerdasan buatan itu dari kekuatan tradisionalnya mereka, matematika. Prancis adalah negara penerima Fields Medal, yang setara dengan dengan Hadiah Nobel dalam bidang matematika, terbanyak kedua di dunia.

Namun, banyak ilmuwan matematika dari Prancis yang direkrut oleh perusahaan teknologi besar dari Amerika Serikat.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...