Rusia Tawarkan Kerjasama Terkait Produk Telekomunikasi-Antariksa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Rusia telah menyampaikan tawaran terkait dengan rencana kerja sama dalam bidang telekomunikasi dan kedirgantaraan, dengan menawarkan sejumlah produk di sektor telekomunikasi dan antariksa yang mereka miliki.

“Intinya mereka (Rusia) menyampaikan semacam penawaran, dan penjelasan terhadap produk-produk antariksa mereka, mulai dari yang berkaitan dengan antariksa sepenuhnya, peluncuran-peluncuran roket dan juga untuk telekomunikasi,” kata Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dalam rilis, Sabtu (24/3).

Abdul Kharis mengemukakan hal tersebut setelah Komisi I DPR membahas rencana kerja sama tersebut dengan delegasi dari Rusia di DPR RI, Jakarta, Rabu (21/3).

Dalam kesempatan ini, Kharis didampingi segenap Pimpinan Komisi I DPR RI, seperti Meutya Viada Hafid (F-PG), Asril Hamzah Tanjung (F-Gerindra), Bambang Wuryanto (F-PDI Perjuangan), dan Hanafi Rais (F-PAN), serta hadir juga Anggota Komisi I DPR RI Budi Youyastri (F-PAN).

Ketua Delegasi Rusia adalah Director of Bussiness Development Roscosmos (BUMN Rusia) Anna Kudryavtseva didampingi Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia Oleg V. Kopylov.

Dalam pertemuan, ujar Kharis, Rusia menyampaikan sangat siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia di bidang telekomunikasi, yang juga merupakan wilayah kerja Komisi I DPR RI.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Rusia sangat ingin menjalin persahabatan dengan melakukan kerja sama di bidang telekomunikasi.

“Saya kira ini berkaitan dengan Kemenkominfo, dan Kemenkominfo punya rencana untuk mengembangkan telekomunikasi. Sepanjang nanti sesuai atau seperti yang diinginkan Kemenkominfo, saya kira kita tunggu,” katanya.

Ia juga mengemukakan bahwa tawaran itu tentu saja tidak hanya datang dari Rusia, tetapi juga terdapat dari vendor lain atau negara lain yang juga menawarkan teknologi serupa.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana kedatangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin ke Indonesia dalam waktu dekat, yang diperkirakan sebelum akhir tahun ini. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Petani dan Musim Semi

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER

Mengenal Karbohidrat Rafinasi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Menikmati sebungkus keripik kentang sambil menonton film memang menyenangkan. Tapi awas! jangan terlalu banyak. Ada bahaya mengintai di setiap gigitannya.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy