Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Gunakan Teknologi Cerdas

0
18
Kereta Api Cepat
Seminar Peningkatan Kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta-Surabaya 7/12/2017. (Foto: Dok UGM)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginginkan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya didukung teknologi paling cerdas dengan memprioritaskan penggunaan komponen-komponen dalam negeri.

“Cerdas itu handal, teknologinya relatif murah, dan sebanyak mungkin menggunakan komponen dalam negeri,” kata Budi Karya seusai pembukaan acara Seminar Peningkatan Kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta-Surabaya di Gedung Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (7/12).

Untuk mendapatkan konsep desain yang ideal serta gambaran teknologi cerdas itu, menurut Budi, hingga saat ini Kemenhub masih menghimpun berbagai masukan dari para ahli.

“Proyek ini adalah proyek besar. Sampai sekarang masih dalam proses sosialisasi dan proses mendapatkan masukan-masukan,” katanya.

Menurut Budi, dengan desain yang ideal serta didukung dengan teknologi yang cerdas diharapkan mampu mengubah waktu tempuh kereta Jakarta-Surabaya yang sebelumnya memiliki waktu tempuh 9 jam menjadi 5-5,5 jam dengan kecepatan 160 km per jam.

Dengan waktu tempuh tersebut, kata dia, relatif mampu berkompetisi dengan waktu tempuh pesawat terbang Jakarta-Surabaya.

“Sehingga transportasi udara (pesawat) memiliki teman yang namanya kereta cepat,” imbuhnya.

Budi menegaskan mega proyek tersebut akan tetap menggunakan rel atau jalur kereta eksisting yang selama ini dilalui seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang. Alasannya, selain murah, jalur eksisting itu telah membentuk simpul-simpul ekonomi di masing-masing kota.

“Kalau kita ubah maka kita meninggalkan masyarakat yang sudah memiliki ketergantungan itu,” imbuhnya.

Budi menargetkan proyek kereta cepat itu bisa selesai pada 2020 secara bertahap. Meski demikian, pihaknya harus terlebih dahulu menyelesaikan penutupan 800-900 perlintasan sebidang serta titik rawan kecelakaan yang dinilai mengganggu perlintasan kereta cepat. Penyelesaiannya bertahap bisa saja Jakarta-Semarang dulu. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Bendera PBB

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Suriah

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (23/2) akhirnya mengesahkan sebuah resolusi, yang mendesak agar gencatan senjata diterapkan selama setidaknya 30 hari...
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...