ITS-KPK Kerja Sama Kembangkan Hasil Riset

0
127
  • 11
    Shares
ITS Surabaya
Bundaran ITS Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu mengembangkan hasil riset agar bisa dikomersialkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di kampus itu, Jumat (10/11).

Penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Rektor ITS Prof Joni Hermana dan Ketua KPK Agus Rahardjo bertepatan dengan Dies Natalis ke-57 ITS.

“KPK ingin bekerja sama dengan ITS untuk mengembangkan hasil riset yang masih berbentuk prototipe menjadi bentuk produk nyata yang bisa dikomersialkan,” kata Agus, usai penandatanganan nota kesepahaman.

Agus mencontohkan, salah satu produk ITS dalam waktu dekat akan dibantu oleh KPK adalah GESITS, motor listrik pertama buatan ITS.

“Kami ingin membantu GESITS agar secepatnya dapat diproduksi secara massal agar tidak ketinggalan dengan produk luar negeri,” ujar alumnus Teknik Sipil ITS tersebut.

Agus mengatakan, perlakuan pada motor listrik GESITS juga akan diberikan pada inovasi ITS lainnya yang masih berbentuk prototipe di ITS, agar segera direalisasikan dan dikomersialkan.

Rektor ITS Prof Joni Hermana menyambut baik kerja sama dengan komisi antirasuah itu.

Dia memaparkan, beberapa produk inovasi ITS yang masih berbentuk prototipe dan ingin direalisasikan dalam bentuk produk komersial yaitu bus listrik, mobil angkut perdesaan (multipurpose car), Sinjai (Mesin Jawa Timur Indonesia), mesin garapan ITS yang bisa diterapkan ke mobil angkut perdesaan, dan Sistem Informasi Geografis Transportasi untuk pemetaan transportasi laut.

“Selain kerja sama pengembangan produk prototipe menjadi produk komersial tersebut, kerja sama lain antara KPK dengan ITS adalah merancang untuk memasukkan pelajaran pengenalan antikorupsi ke dalam kurikulum perkuliahan mahasiswa ITS,” ujar dia pula. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU