KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya Berhenti di Tiga Stasiun

0
112
Kereta Api
Kereta Api Semi Cepat Jakarta - Surabaya (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kereta Api semi cepat Jakarta-Surabaya direncanakan untuk berhenti di tiga stasiun, kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Inginnya berhenti di dua stasiun, maksimal tiga, seperti Cirebon, Semarang dan satu lagi saya belum tahu,” kata Budi di sela-sela Seminar Peningkatan kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta-Surabaya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis (7/12).

Budi menjelaskan pemberhentian di stasiun-stasiun tersebut bukan tanpa tujuan, tetapi agar nilai keekonomian daerah masih bisa terjaga, bahkan meningkat dengan beroperasinya KA semi cepat Jakarta-Surabaya.

“Banyak simpul-simpul yang memiliki tiitk ekonomi di masing-masing kota, Brebes, Pekalongan, Tegal dan Semarang,” tuturnya.

Menurut dia, nilai keekonomian daerah bisa ditingkatkan apabila KA semi cepat memanfaatkan jalur yang sudah ada atau eksisting.

“Kalau kita geser ke tempat lain itu akan berubah, kita meninggalkan mereka yang sudah punya ketergantungan itu,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, apabila menggunakan jalur yang sudah ada, maka pembiayaan tidak akan membengkak.

Dia menuturkan Jepang telah menyampaikan usulan untuk membuat rel tambahan agar operasional KA jarak jauh dan KA Logistik tidak terganggu.

Namun, lanjutnya, hal itu menyebabkan biaya investasi yang akan membengkak hingga Rp 90 triliun dari hitungan semula, yaitu Rp 60 triliun.

Karena itu, Budi meminta kepada pihak Jepang melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk melakukan kajian ulang karena harga proyek masih terlalu tinggi.

“Oleh karena itu, saya mendatangkan semua pihak, mendatangkan ahli dari Korea dan Jepang untuk berbagi ilmu, semua kita bahas agar pada saat membangun tidak ada lagi perdebatan mestinya begini, mestinya begitu,” katanya.

Budi mengatakan revitalisasi Lintas Utara Jawa, Jakarta-Surabaya ini dirancang untuk beroperasi dengan kecepatan maksimal 160 kilometer per jam atau memangkas waktu dari 9 jam menjadi 5,5 jam.

“Artinya satu hari satu malam kereta bisa bolak-balik, bisa bersaing dengan pesawat, sehingga udara punya teman yang namanya kereta semi cepat, selain itu kalau pakai mobil pribadi ‘kan berisiko,” imbuhnya.

Untuk rencana operasi, lanjutnya, ditargetkan pada 2020, namun bertahap Jakarta-Semaranng terlebih dahulu mengingat tidak mudah menggunakan jalur eksisting karena harus membenahi 900 perlintasan sebidang.

Terkait kajian sosial, Budi mengatakan tidak banyak yang dilakukan, nantinya akan dibuat hunian-hunian berbasis transportasi atau “Transit Oriented Development” (TOD). (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...