Chelsea Bertekuk Lutut 0-1 Lawan West Ham

KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya Berhenti di Tiga Stasiun

0
53
Kereta Api
Kereta Api Semi Cepat Jakarta - Surabaya (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kereta Api semi cepat Jakarta-Surabaya direncanakan untuk berhenti di tiga stasiun, kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Inginnya berhenti di dua stasiun, maksimal tiga, seperti Cirebon, Semarang dan satu lagi saya belum tahu,” kata Budi di sela-sela Seminar Peningkatan kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta-Surabaya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis (7/12).

Budi menjelaskan pemberhentian di stasiun-stasiun tersebut bukan tanpa tujuan, tetapi agar nilai keekonomian daerah masih bisa terjaga, bahkan meningkat dengan beroperasinya KA semi cepat Jakarta-Surabaya.

“Banyak simpul-simpul yang memiliki tiitk ekonomi di masing-masing kota, Brebes, Pekalongan, Tegal dan Semarang,” tuturnya.

Menurut dia, nilai keekonomian daerah bisa ditingkatkan apabila KA semi cepat memanfaatkan jalur yang sudah ada atau eksisting.

“Kalau kita geser ke tempat lain itu akan berubah, kita meninggalkan mereka yang sudah punya ketergantungan itu,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, apabila menggunakan jalur yang sudah ada, maka pembiayaan tidak akan membengkak.

Dia menuturkan Jepang telah menyampaikan usulan untuk membuat rel tambahan agar operasional KA jarak jauh dan KA Logistik tidak terganggu.

Namun, lanjutnya, hal itu menyebabkan biaya investasi yang akan membengkak hingga Rp 90 triliun dari hitungan semula, yaitu Rp 60 triliun.

Karena itu, Budi meminta kepada pihak Jepang melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk melakukan kajian ulang karena harga proyek masih terlalu tinggi.

“Oleh karena itu, saya mendatangkan semua pihak, mendatangkan ahli dari Korea dan Jepang untuk berbagi ilmu, semua kita bahas agar pada saat membangun tidak ada lagi perdebatan mestinya begini, mestinya begitu,” katanya.

Budi mengatakan revitalisasi Lintas Utara Jawa, Jakarta-Surabaya ini dirancang untuk beroperasi dengan kecepatan maksimal 160 kilometer per jam atau memangkas waktu dari 9 jam menjadi 5,5 jam.

“Artinya satu hari satu malam kereta bisa bolak-balik, bisa bersaing dengan pesawat, sehingga udara punya teman yang namanya kereta semi cepat, selain itu kalau pakai mobil pribadi ‘kan berisiko,” imbuhnya.

Untuk rencana operasi, lanjutnya, ditargetkan pada 2020, namun bertahap Jakarta-Semaranng terlebih dahulu mengingat tidak mudah menggunakan jalur eksisting karena harus membenahi 900 perlintasan sebidang.

Terkait kajian sosial, Budi mengatakan tidak banyak yang dilakukan, nantinya akan dibuat hunian-hunian berbasis transportasi atau “Transit Oriented Development” (TOD). (Ant/SU03)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemberitaan mengenai pertarungan Pilpres 2019 diprediksi akan mendominasi pemberitaan di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),...

BKAD Verifikasi Ulang Data Mahasiswa Penerima Beasiswa

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT) akan melakukan verifikasi ulang data para mahasiswa penerima...

Berdayakan Ummat, Bank Muamalat Gandeng Baznas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - ‎PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan jaringan usaha mikro ritel Z-Mart di Stabat Ibu Kota...

KANAL WARGA TERBARU

tanda tanya

Tak Perlu Dijawab

Bukanlah hal mudah untuk memiliki sikap empati. Apalagi mau melangkahkan kaki menjadi simpati dan beraksi untuk membantu sesama. Ketika kita dalam perjalanan, dalam mobil mewah...
KH Luthfi Bashori

Sejak Dulu, Kaum Yahudi dan Nasrani Berusaha Mempengaruhi Umat Islam

Sy. Ibnu Abbas RA memaparkan bahwa Nu’man bin Qushay, Bahr bin Umar, Syasy bin ‘Adi suatu hari mendatangi Rasulullah SAW dan berbincang-bincang. Lalu beliau...
IMG-20170528-WA0002

Rasulullah saw Tidak Berpoligami

Poligami adalah ajaran islam. Seorang laki-laki boleh memiliki 4 orang istri dalam waktu yang sama. Kalau salah satu istri meninggal, atau diceraikan, si laki-laki...