Layani Sedot Tinja, Pemkab Gresik Luncurkan Aplikasi “Go Ploong”

GRESIK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur meluncurkan aplikasi daring berbasis android bernama “Go Ploong” untuk melayani limbah domestik masyarakat setempat, seperti sedot tinja.

“Mulai saat ini, aplikasi ini sudah bisa diunduh di layanan play store android,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Bambang Isdianto di Gresik, Sabtu (11/11).

Bambang mengatakan bahwa peluncuran aplikasi itu sebagai upaya pemkab yang bertekad menjadi kota “smartcity” berbasis daring.

“Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,” katanya.


Layaknya seperti aplikasi angkutan daring, kata dia, aplikasi ini juga sama untuk layanan jasa sedot limbah domestik di perumahan maupun perkantoran.

Bambang mengatakan bahwa pengoperasian aplikasi itu seperti biasa dengan menggunakan gawai untuk memesan kendaraan sedot limbah secara daring, dan untuk melayani warga yang membutuhkan jasa sedot limbah domestik di rumah tangga, seperti sedot tinja di tangki septik (septic tank) dengan tujuannya untuk mengendalikan pencemaran lingkungan.

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mempercepat penanganan pengendalian pencemaran air dan tanah. Aplikasi ini merupakan sarana untuk mempermudah komunikasi,” katanya.

Aplikasi itu, kata dia, terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) masyarakat Gresik, dan hanya melayani masyarakat Kabupaten Gresik.

“Karena terintegrasi dengan NIK, untuk mendaftar perlu mengunduh dahulu aplikasi tersebut di play store android, kemudian mendaftar dengan memasukkan NIK. Di sana ada beberapa menu pilihan,” katanya.

Aplikasi itu, kata Bambang, segera dijalankan dengan menunggu terlebih dahulu perda terkait hal tersebut. Hal ini karena menyangkut operasional dan tarif.

“Tentu saja tarif yang kami persiapkan sangat murah dibanding yang telah diberlakukan oleh swasta selama ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik Mohammad Arif Setiawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih punya dua truk tangki penyedot.

Meskipun demikian, pihaknya tidak khawatir akan kewalahan karena ada 150 truk tangki milik swasta yang ada di Gresik siap diajak bekerja sama dan mendukung untuk kebaikan bersama.

Kepala Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menambahkan bahwa penggunaan aplikasi Go Ploong masih sebatas pada penyedotan limbah pada instalasi pengolahan air, limbah (ipal) komunal yang ada di Gresik.

Selanjutnya, limbah tersebut diolah pada instalasi pengolahan air lumpur tinja (IPLT) dengan kemampuan sekitar 45 meter kubik per hari.

“Memang ke depan ada rencana peningkatan pengolahan dengan membangun dua IPLT baru di beberapa wilayah. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan program Go Ploong,” katanya. (Ant/SU02)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Menang Hadapi Persidago, Pelatih: Persebaya Masih Perlu Banyak Pembenahan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya...

Pernah Ditertibkan, APK di Jalan Utama Payakumbuh Masih Langgar Aturan

PAYAKUMBUH, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Payakumbuh, Sumatera Barat,...

Warga NU Yang Tak Pilih Kyai Ma’ruf di Pilpres 2019, Habib Hasan: Keterlaluan

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID - Rais Suriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama...

Lukman Edy Tuding Puisi Neno Warisman Sesat dan Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politikus PKB Lukman Edy menilai puisi...

Lawan Indonesia, Vietnam Yakini Semifinal Selesai Dalam 90 Menit

KAMBOJA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Tim Nasional Vietnam U-22 Nguyen...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menteri Pariwisata Panen Omelan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga tiket pesawat hingga kini ternyata...

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

TERPOPULER

Harga Tiket Pesawat Melambung, Inilah Dampak Bagi PT. Pelni

Kapal Pelni mendapat berkah dari kenaikan harga tiket pesawat.

Bertemu dengan Sandiaga, Inilah Harapan dan Curhat Peternak Sapi di Pasuruan

Berharap Sandi jadi Wapres, peternak sapi pasuruan curhat persoalannya.

Survei LSI: Elektabilitas Gerindra Makin Cemerlang, Pepet PDI Perjuangan

Partai besutan capres Prabowo Subianto makin cemerlang menuju hari pencoblosan 17 April. Simak elektabilitasnya..