Layani Sedot Tinja, Pemkab Gresik Luncurkan Aplikasi “Go Ploong”

0
43
Aplikasi Go Ploong
Pemkab Gresik Luncurkan Aplikasi Go Ploong untuk mencegah pencemaran lingkungan. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur meluncurkan aplikasi daring berbasis android bernama “Go Ploong” untuk melayani limbah domestik masyarakat setempat, seperti sedot tinja.

“Mulai saat ini, aplikasi ini sudah bisa diunduh di layanan play store android,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Bambang Isdianto di Gresik, Sabtu (11/11).

Bambang mengatakan bahwa peluncuran aplikasi itu sebagai upaya pemkab yang bertekad menjadi kota “smartcity” berbasis daring.

“Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,” katanya.

Layaknya seperti aplikasi angkutan daring, kata dia, aplikasi ini juga sama untuk layanan jasa sedot limbah domestik di perumahan maupun perkantoran.

Bambang mengatakan bahwa pengoperasian aplikasi itu seperti biasa dengan menggunakan gawai untuk memesan kendaraan sedot limbah secara daring, dan untuk melayani warga yang membutuhkan jasa sedot limbah domestik di rumah tangga, seperti sedot tinja di tangki septik (septic tank) dengan tujuannya untuk mengendalikan pencemaran lingkungan.

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mempercepat penanganan pengendalian pencemaran air dan tanah. Aplikasi ini merupakan sarana untuk mempermudah komunikasi,” katanya.

Aplikasi itu, kata dia, terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) masyarakat Gresik, dan hanya melayani masyarakat Kabupaten Gresik.

“Karena terintegrasi dengan NIK, untuk mendaftar perlu mengunduh dahulu aplikasi tersebut di play store android, kemudian mendaftar dengan memasukkan NIK. Di sana ada beberapa menu pilihan,” katanya.

Aplikasi itu, kata Bambang, segera dijalankan dengan menunggu terlebih dahulu perda terkait hal tersebut. Hal ini karena menyangkut operasional dan tarif.

“Tentu saja tarif yang kami persiapkan sangat murah dibanding yang telah diberlakukan oleh swasta selama ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik Mohammad Arif Setiawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih punya dua truk tangki penyedot.

Meskipun demikian, pihaknya tidak khawatir akan kewalahan karena ada 150 truk tangki milik swasta yang ada di Gresik siap diajak bekerja sama dan mendukung untuk kebaikan bersama.

Kepala Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menambahkan bahwa penggunaan aplikasi Go Ploong masih sebatas pada penyedotan limbah pada instalasi pengolahan air, limbah (ipal) komunal yang ada di Gresik.

Selanjutnya, limbah tersebut diolah pada instalasi pengolahan air lumpur tinja (IPLT) dengan kemampuan sekitar 45 meter kubik per hari.

“Memang ke depan ada rencana peningkatan pengolahan dengan membangun dua IPLT baru di beberapa wilayah. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan program Go Ploong,” katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....