Layani Sedot Tinja, Pemkab Gresik Luncurkan Aplikasi “Go Ploong”

0
76
Aplikasi Go Ploong
Pemkab Gresik Luncurkan Aplikasi Go Ploong untuk mencegah pencemaran lingkungan. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur meluncurkan aplikasi daring berbasis android bernama “Go Ploong” untuk melayani limbah domestik masyarakat setempat, seperti sedot tinja.

“Mulai saat ini, aplikasi ini sudah bisa diunduh di layanan play store android,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Bambang Isdianto di Gresik, Sabtu (11/11).

Bambang mengatakan bahwa peluncuran aplikasi itu sebagai upaya pemkab yang bertekad menjadi kota “smartcity” berbasis daring.

“Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,” katanya.

Layaknya seperti aplikasi angkutan daring, kata dia, aplikasi ini juga sama untuk layanan jasa sedot limbah domestik di perumahan maupun perkantoran.

Bambang mengatakan bahwa pengoperasian aplikasi itu seperti biasa dengan menggunakan gawai untuk memesan kendaraan sedot limbah secara daring, dan untuk melayani warga yang membutuhkan jasa sedot limbah domestik di rumah tangga, seperti sedot tinja di tangki septik (septic tank) dengan tujuannya untuk mengendalikan pencemaran lingkungan.

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mempercepat penanganan pengendalian pencemaran air dan tanah. Aplikasi ini merupakan sarana untuk mempermudah komunikasi,” katanya.

Aplikasi itu, kata dia, terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) masyarakat Gresik, dan hanya melayani masyarakat Kabupaten Gresik.

“Karena terintegrasi dengan NIK, untuk mendaftar perlu mengunduh dahulu aplikasi tersebut di play store android, kemudian mendaftar dengan memasukkan NIK. Di sana ada beberapa menu pilihan,” katanya.

Aplikasi itu, kata Bambang, segera dijalankan dengan menunggu terlebih dahulu perda terkait hal tersebut. Hal ini karena menyangkut operasional dan tarif.

“Tentu saja tarif yang kami persiapkan sangat murah dibanding yang telah diberlakukan oleh swasta selama ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik Mohammad Arif Setiawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih punya dua truk tangki penyedot.

Meskipun demikian, pihaknya tidak khawatir akan kewalahan karena ada 150 truk tangki milik swasta yang ada di Gresik siap diajak bekerja sama dan mendukung untuk kebaikan bersama.

Kepala Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menambahkan bahwa penggunaan aplikasi Go Ploong masih sebatas pada penyedotan limbah pada instalasi pengolahan air, limbah (ipal) komunal yang ada di Gresik.

Selanjutnya, limbah tersebut diolah pada instalasi pengolahan air lumpur tinja (IPLT) dengan kemampuan sekitar 45 meter kubik per hari.

“Memang ke depan ada rencana peningkatan pengolahan dengan membangun dua IPLT baru di beberapa wilayah. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan program Go Ploong,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...