Metformin, Obat Diabetes Dengan 100 Manfaat

3
145
Metformin
Jumpa Pers Quadruple Joint Symposium oleh Pusat Diabetes dan Nutrisi Surabaya-RSUD Dr. Soetomo- FK UNAIR. (foto: unair.ac.id)

SURABAYA – Metformin adalah obat yang sangat membantu bagi penyandang penyakit diabetes melitus (DM), khususnya bagi mereka perokok aktif. Metformin merupakan obat lama yang menurut guidline dari American Diabetes Association (ADA) masih menjadi terapi lini pertama penyakit diabetes.

Secara biomolekuler, obat ini memiliki 100 manfaat. Selain sebagai obat antidiabetes, obat ini juga dapat memberikan efek protektif terhadap sistem metabolik, melindungi jantung dan ginjal. Bahkan dapat mencegah pertumbuhan sel tumor (MCRC).

Hal ini disampaikan Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Askandar Tjokroprawiro, SpPD, K-EMD, FINASIM.

“Sudah banyak dipublikasikan penelitian tentang benefit lebih dari Metformin ini. Mengonsumsi Metformin dalam jangka panjang mampu memperkecil benjolan tumor pada payudara maupun usus besar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penelitian pada Journal of Diabetes 2016 di UK diperoleh kesimpulan bahwa pada pasien DM perokok aktif yang mengonsumsi Metformin mengalami resiko penyakit jantung koroner sebesar 24 persen lebih rendah di bandingkan dengan DM perokok aktif yang tidak mengonsumsi obat tersebut. Bahkan, resiko kematiannya hanya sebesar 48 persen lebih rendah dibanding dengan DM yang tidak mengonsumsi.

Prof. Askandar menekankan, meskipun kebaikan Metformin membawa dampak mencegah efek nikotin terhadap resiko kanker, namun ada baiknya jika penyandang diabetes menghindari kebiasaan merokok.

Selain itu, Metformin ternyata dapat menghambat pertumbuhan tahi lalat. Bahkan, Obat ini dianjurkan pula bagi orang-orang yang gemar mengonsumsi makanan berlemak. Karena, efek Metformin dapat menghambat terjadinya penyempitan pembuluh darah. Metformin juga baik dikonsumsi oleh penderita hipotiroit. “Jika dikonsumsi oleh penderita serangan jantung, maka infact-nya tidak mudah meluas,” jelasnya.

Meskipun banyak memberikan proteksi, penggunaannya Metformin harus diawali dengan rekomendasi dokter untuk memastikan kondisi ginjal terlebih dulu. Mengingat pemakaian obat tersebut haris dalam kondisi ginjal yang baik dan dengan takaran dosis yang tepat.

“Konsumsi Metformin tidak bisa asal-asalan. Tetap ada dosisnya, yaitu 500-200 ml/gram perhari. Itu pun dengan catatan kondisi ginjal harus baik. Karena jika tidak, Metformin justru akan memberikan efek komulatif mengendap di ginjal,” jelasnya.

Metformin

Prof. Askandar menuturkan, Metformin adalah salah satu solusi. Namun sebenarnya yang lebih penting adalah memperbaiki gaya hidup dengan mengatur dan menjaga pola makan, serta rutin melakukan aktifitas fisik.

Sementara itu, pasien DM seringkali khawatir bila rutinitas mengonsumsi obat diabetes seumur hidup dapat merusak ginjal. Padahal sebenarnya tidak demikian. Prof Askandar menegaskan, obat-obatan untuk diabetes dan hipertensi tidak memiliki dampak buruk pada ginjal. Obat diabetes maupun hipertensi yang diberikan kepada pasien justru dapat melindungi ginjal dari kerusakan. Bila tidak dikonsumsi malah mengakibatkan gula darah dan tekanan darah jadi tidak terkontrol yang justru dapat merusak ginjal.

Simak : FK Unair Targetkan 162 Jurnal Internasional

Sebenarnya ada beberapa jenis obat yang memiliki efek samping terhadap kerusakan ginjal, seperti obat pereda nyeri dan rematik. Obat-obatan tersebut tetap aman dikonsumsi apabila mengalami keluhan, dosisnya pun harus sesuai, tidak berlebihan.

Oleh karena itu, Prof. Askandar berharap tenaga medis dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada para pasiennya. Khususnya terhadap kepatuhan dalam mengonsumsi obat-obatan untuk mengontrol kadar gula darah.

Maka dari itu, tenaga medis perlu melakukan perbaruan skill dengan mengikuti berbagai kegiatan symposium. Seperti acara Quadruple Joint Symposium oleh Pusat Diabetes dan Nutrisi Surabaya-RSUD Dr. Soetomo- FK UNAIR misalnya. Kali ini acara tersebut mengambil tema berjudul “ Cardiometabolic Health Toward-2020. Challenge in Prevention and Treatment of Obesity, MetS, CMR and the CMDs.

Kegiatan ini rutin diselenggarakan tiap tahun. Diselenggarakan oleh Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) cabang Surabaya bekerjasama degan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Surabaya. Acara ini menghadirkan pembicara dan sejumlah pakar dari 14 pusat diabetes di seluruh Indonesia. Acara tersebut membahas, mencari solusi dan merumuskan informasi ilmiah terkini untuk para dokter dan tenaga kesehatan.

EDITOR: Iwan S

Komentar

BACA JUGA
Banjar Banjir

BNPB: Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Jawa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di Jawa. "Banjir...
Kapal Win Long

Petugas Belum Temukan Narkoba dari Kapal Win Long

KARIMUN, SERUJI.CO.ID - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea Cukai hingga Sabtu (24/2) petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Menristekdikti: Boleh Eksplorasi Tetapi Jangan Rusak Lingkungan

SOLO, SERUJI.CO.ID - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Muhammad Nasir menyatakan kalangan industri boleh mengeksplorasi sumber daya alam tetapi jangan sampai merusak...

Menteri Rini Minta BUMN di Daerah Bersinergi

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno meminta seluruh perwakilan Badan Usaha Milik Negara di daerah dapat meningkatkan sinergi untuk memberikan...

32 Orang Palestina Cedera Dalam Bentrokan Dengan Tentara Israel

KOTA GAZA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 32 orang Palestina cedera dalam bentrokan yang terjadi antara tentara Israel dan demonstran Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan dan...
loading...

Terima Kasih SDIT

Sebagai ibu yang tidak hanya bekerja di luar dan di dalam rumah, saya menyadari waktu saya banyak terkuras untuk kepentingan diluar pendidikan anak. Pagi...
Screenshot_20180224_173119

PKS Targetkan 5 Kursi di DPRD Pasaman Barat

SIMPANG EMPAT - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pasaman Barat menargetkan ada kenaikan perolehan kursi DPRD dari 3 kursi pada Pileg 2014...
IMG_20180224_161218

Muslim M Yatim Maju Ke DPD RI

SIMPANG EMPAT - M Muslim Yatim mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI periode 2019–2024 setelah 3 periode duduk sebagai anggota DPRD Prov Sumatera Barat...