Di Dalam Rumah yang Sehat Terdapat Hidup yang Nyaman

0
181

Salah satu kebutuhan pokok manusia adalah rumah. Rumah merupakan tempat kita beraktifitas dengan santai, tempat kita menjalin kasih sayang dengan keluarga, mendidik anak, beribadah dan banyak hal lainnya. Maka bila rumah kita sehat maka hidup kita pun akan terasa lebih nyaman.

Definisi rumah menurut UU No. 4/1992 adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah bisa dikatakan sehat secara fisik bukan terletak pada kemewahan dan keindahannya, bisa jadi rumah terlihat megah akan tetapi tidak memenuhi persyaratan kesehatan, demikian pula sebaliknya rumah bisa terlihat sederhana namun ternyata justru memenuhi persaratan kesehatan. Rumah yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan bisa beresiko sebagai tempat penyebaran penyakit.

Rumah dikatakan sehat apabila terdapat 6 hal;

1. Tersedia air bersih dalam jumlah yang cukup,
Air bersih adalah air yang jernih, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa/tawar, tetapi tidak boleh diminum sebelum disterilisasi agar kuman yang ada didalamnya mati.

2. Tersedia kamar mandi, jamban dan septic tank
Kamar mandi dan jamban harus sering dibersihkan untuk menghindari berkembangnya kuman penyakit.

3. Tersedia saluran pembuangan limbah
Air limbah ialah air bekas dari kamar mandi, tempat cuci dan dapur, tidak termasuk air dari jamban/WC. Air limbah juga mengandung kuman yang diantaranya kuman-kuman tersebut dapat menyebabkan penyakit sehingga air limbah menjadi sumber penularan penyakit. Sarana pembuangan air limbah yang sehat apabila saluran tersebut dapat mengalirkan air limbah dari sumbernya (dapur, kamar mandi) ke tempat penampungan air limbah dengan lancar tanpa mencemari lingkungan dan tidak dapat dijangkau serangga dan tikus.

4. Tidak padat penghuni
Kebutuhan ruang perorang minimal 9 meter persegi

5. Ventilasi dan pencahayaan yang cukup
Buatlah ventilasi yang memungkinkan cahaya matahari bisa masuk, luasnya minimal sepersepuluh luas lantai pada satu ruangan. Cara mudah menilai apakah cahaya disuatu ruangan cukup atau tidak adalah dengan membaca tanpa lampu, bila tulisan bisa dibaca jelas tanpa bantuan lampu maka ruangan tersebut sudah cukup cahaya.

6. Bangunan yang kokoh
Bahan pokoknya dominan dari tembok, besi baja atau bahan lain yang lebih kuat dari pada kayu.

EDITOR: Iwan S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...