Cara Memberikan Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan


Pingsan merupakan kondisi yang cukup sering terjadi di masyarakat. Diperkirakan sekitar 40 persen manusia pernah mengalaminya.

Pingsan bisa terjadi secara tiba-tiba pada seseorang yang sebelumnya sehat. Pemicunya bisa hal yang sederhana misalnya kepanasan selama upacara bendera. Setiap individu idealnya mempunyai ketrampilan untuk memberikan pertolongan pertama pada kejadian pingsan. Banyak kejadian pingsan yang tidak perlu penanganan medis cukup di tolong oleh orang disekelilingnya.

Berikut cara memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan.

Pertama, bawalah orang pingsan ke tempat yang aman dari seliweran kendaraan, cari tempat yang teduh terhindar dari sinar matahari langsung, bila memungkinkan bawa berteduh di bawah pohon rindang. Pohon yang rindang banyak memproduksi oksigen yang bisa membantu mempercepat proses penyadaran dari pingsan. Baringkan dengan posisi kepala sejajar dada, tidak usah memakai bantal. Bila memungkinkan kaki diposisikan lebih tinggi dari dada dengan mengganjalnya.

Kedua, buatlah suasana longgar dan sirkulasi udara lancar, hindari kerumunan massa dan cukup beberapa personal saja yang menolong. Kerumunan orang mengakibatkan suasana sumpek dan sirkulasi udara kurang lancar sehingga akan memperlama proses penyadaran dari pingsan. Longgarkan ikat pinggang, copot sepatu, copot topi, longgarkan jilbab. Mengipasi juga bisa membantu memberikan suasana sejuk.

Ketiga, rangsang dengan aroma yang menyengat namun aman misal minyak gosok. Jangan aroma yang menyengat namun tidak aman misal bensin. Rangsang juga dengan tepukan ringan di tangan atau pipi sambil di panggil namanya atau ditanyakan namanya.

Keempat, bila sudah sadar beri minuman. Istirahat dulu minimal 10 menit baru boleh berdiri. Bila tidak berhasil disadarkan bawa ke rumah sakit.

Antisipasi peristiwa yang berpeluang banyak terjadi kejadian pingsan dengan mempersiapkan tim khusus untuk menanganinya. Contohnya upacara bendera, apalagi upacara 17 agustus yang pelaksanaannya dibarengkan dengan detik-detik proklamasi, karena di jam tersebut sinar matahari sudah menyengat. Tim khusus tidak harus personal yang mempunyai latar belakang pendidikan kesehatan. Cukup siswa yang sudah terlatih. Kegiatan ekstra kurikuler PMR ( Palang Merah Remaja) harus menjadikan materi pertolongan terhadap orang pingsan sebagai materi yang wajib dikuasai.

 

EDITORL Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Memaknai Indonesia

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close