Cara Memberikan Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

0
1176
gambar posisi membaringkan orang pingsan

Pingsan merupakan kondisi yang cukup sering terjadi di masyarakat. Diperkirakan sekitar 40 persen manusia pernah mengalaminya.

Pingsan bisa terjadi secara tiba-tiba pada seseorang yang sebelumnya sehat. Pemicunya bisa hal yang sederhana misalnya kepanasan selama upacara bendera. Setiap individu idealnya mempunyai ketrampilan untuk memberikan pertolongan pertama pada kejadian pingsan. Banyak kejadian pingsan yang tidak perlu penanganan medis cukup di tolong oleh orang disekelilingnya.

Berikut cara memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan.

Pertama, bawalah orang pingsan ke tempat yang aman dari seliweran kendaraan, cari tempat yang teduh terhindar dari sinar matahari langsung, bila memungkinkan bawa berteduh di bawah pohon rindang. Pohon yang rindang banyak memproduksi oksigen yang bisa membantu mempercepat proses penyadaran dari pingsan. Baringkan dengan posisi kepala sejajar dada, tidak usah memakai bantal. Bila memungkinkan kaki diposisikan lebih tinggi dari dada dengan mengganjalnya.

Kedua, buatlah suasana longgar dan sirkulasi udara lancar, hindari kerumunan massa dan cukup beberapa personal saja yang menolong. Kerumunan orang mengakibatkan suasana sumpek dan sirkulasi udara kurang lancar sehingga akan memperlama proses penyadaran dari pingsan. Longgarkan ikat pinggang, copot sepatu, copot topi, longgarkan jilbab. Mengipasi juga bisa membantu memberikan suasana sejuk.

Ketiga, rangsang dengan aroma yang menyengat namun aman misal minyak gosok. Jangan aroma yang menyengat namun tidak aman misal bensin. Rangsang juga dengan tepukan ringan di tangan atau pipi sambil di panggil namanya atau ditanyakan namanya.

Keempat, bila sudah sadar beri minuman. Istirahat dulu minimal 10 menit baru boleh berdiri. Bila tidak berhasil disadarkan bawa ke rumah sakit.

Antisipasi peristiwa yang berpeluang banyak terjadi kejadian pingsan dengan mempersiapkan tim khusus untuk menanganinya. Contohnya upacara bendera, apalagi upacara 17 agustus yang pelaksanaannya dibarengkan dengan detik-detik proklamasi, karena di jam tersebut sinar matahari sudah menyengat. Tim khusus tidak harus personal yang mempunyai latar belakang pendidikan kesehatan. Cukup siswa yang sudah terlatih. Kegiatan ekstra kurikuler PMR ( Palang Merah Remaja) harus menjadikan materi pertolongan terhadap orang pingsan sebagai materi yang wajib dikuasai.

 

EDITORL Iwan S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Diduga Hirup Asap Pembakaran Ban Bekas, 7 Penambang Emas Tewas

LOMBOK, SERUJI.CO.ID - Sedikitnya tujuh penambang emas tewas diduga akibat menghirup asap pembakaran ban bekas yang masuk ke dalam lubang tambang di Desa Buwun Mas,...
Angin puting beliung

Enam Daerah di Aceh Diterjang Puting Beliung

ACEH, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung melanda enam daerah yang mengakibatkan masyarakat setempat mengalami...
Kecelakaan

Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Melompat ke Rawa

LHOKSUKON, SERUJI.CO.ID - Sebuah mobil jenis double cabin merek Nissan Navara melompat ke rawa, di pinggir Jalan Trans Sumatera Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Alue...

Laga Rusia Kontra Mesir Dinantikan Penggemar di Moskow

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Sejumlah penggemar sepak bola dari beberapa negara yang berada di Moskow menantikan laga antara tuan rumah Rusia melawan Mesir yang akan diselenggarakan...
becak-becak

Yogyakarta Kaji Tiga Desain Becak Alternatif

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan kajian desain becak alternatif dengan menyiapkan tiga tipe becak yang terdiri dari dua becak ramah lingkungan dan satu...