Tiket.com Tekankan Pentingnya Kepemilikan 100 Persen Indonesia

JAKARTA – Pendiri biro perjalanan dalam jaringan (online travel agent) Tiket.com Gaery Undarsa menekankan pentingnya menjaga kepemilikan perusahaan tetap 100 persen Indonesia untuk kebanggaan.

“Kami hanya mau investasi dari Indonesia. Dulu banyak dari luar yang ingin investasi melihat kami sedang tumbuh dan membutuhkan suntikan dana,” ujar dia dalam perayaan ulang tahun ke-6 Tiket.com di Jakarta, Kamis (24/8) malam.

Ia mengatakan hingga kini biro perjalanan daring pertama di Indonesia itu memiliki hampir 300 karyawan yang semuanya dari Indonesia.

Saat e-commerce Blibli.com yang merupakan bagian dari grup Djarum mengakuisisi Tiket.com pada Juni 2017, Gaery mengaku melihat kesempatan dan peluang dengan adanya sumber daya yang besar serta kesamaan visi.

Akuisisi Blibli.com, tutur dia, dapat membuat pertumbuhan terukur, lebih besar serta mendukung menjadi platform yang terintegrasi di Indonesia.

Gaery mengaku optimistis dapat mencapai target pertumbuhan sebanyak 2,5 kali lipat pada 2017 dengan adanya aksi korporasi kedua perusahaan tersebut.

“Sumber terbatas sekarang sudah signifikan. Ultah ke-6 ini mulai kerja seolah-olah titik awal lagi,” tutur dia.

Pihaknya akan mematangkan kolaborasi dan sinkronisasi yang berjalan dan mengembangkan kedua perusahaan sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. (Ant/IwanS)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.