Pemerintah Resmi Minta Whatsapp Hilangkan Konten GIF Porno

0
348
Whatsapp
Aplikasi whatsapp

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta Whatsapp menghapus konten pornografi dalam format GIF dalam aplikasi Whatsapp. Permintaan tersebut disampaikan pemerintah setelah menerima banyak laporan dari masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan. Laporan tersebut kini telah ditindaklanjuti,” kata Rudiantara di Jakarta, Senin (6/11), seperti dilansir dari Antara.

Secara resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika telah meminta WhatsApp untuk menyaring konten negatif tersebut dari aplikasinya di Indonesia. Permintaan tersebut juga disampaikan melalui Facebook, sebagai perusahaan induk WhatsApp.

“Kami mengharapkan kerjasama dari Facebook dan WhatsApp agar dapat melakukan *filtering* dalam konten GIF tersebut secepatnya,” kata Rudiantara.

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi penyedia layanan pesan instan paling popular, dengan jumlah pengguna lebih dari 1,2 milyar lebih di dunia. Di Indonesia, aplikasi ini sering digunakan oleh masyarakat, termasuk anak-anak.

Konten mesum dalam format GIF dalam aplikasi WhatsApp memang ramai menjajdi perbincangan. Dalam pesan berantai yang beredar disebutkan bahwa dengan melakukan pencarian dengan cara tertentu pada aplikasi WhatsApp, dapat ditemukan gambar bergerak (GIF) yang bermuatan pornografi.

Fitur tersebut agaknya tersembunyi dan perlu dicari sendiri, tidak seperti berbagai *emoticon* yang terbuka.

WhatsApp pun tidak pernah mengumumkan keberadaannya. Namun, jika tahu caranya, bukan tak mungkin konten ini bisa diakses anak di bawah umur. (Jarot S/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...