Ingin Copy Paste Konten Tapi Situs Sumber Dikunci, Ini Cara Mengatasinya

SERUJI.CO.ID – Kegiatan meng-copy paste suatu konten berupa artikel disuatu situs sudah jamak dilakukan, baik keseluruhan konten ataupun sebagian. Kegiatan ini sering juga dimanfaatkan kalangan akademisi berupa mengutip tulisan di suatu situs untuk bahan tulisannya, tentunya dengan menyebut sumbernya.

Namun, kagiatan copy-paste ini adakalanya tidak berhasil dilakukan. Penyebabnya situs yang menjadi sumber untuk copy-paste dikunci oleh pemiliknya. Sehingga konten yang ada pada situs tersebut tidak bisa di-copy dan paste ke situs kita maupun aplikasi pengolah kata.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan tip dan trik, bagaimana caranya mengatasi situs yang mengkunci kontennya agar tetap bisa di-copy paste.

Yang perlu diingat, sebelum melakukan copy paste, hargailah penulis konten atau situs yang ingin anda copy-paste dengan menyebutkan sumber tulisan yang anda copy paste.

Berikut tip dan trik untuk copy paste situs yang dikunci kontensnya;

Untuk pengguna Google Chrome

Pertama klik kanan menu di pojok kanan atas Chrome (tanda titik tiga).

  1. Pilih Setting (pengaturan) di Menu tersebut,
  2. Di halaman Setting, pilih Advanced,
  3. Scroll ke bawah di bagian Privacy and security, pilih content setting,
  4. Dibagian content setting klik JavaScript,
  5. Di Menu JavaScrip matikan “Allowed (recommended)”,
  6. Selesai.

Untuk Pengguna FIREFOX

Pertama, Ketik “about:config” di address bar

  1. Pilih “I’ll be carefull. I Promise”,
  2. Di kolom pencarian cari “Javascript.enabled”,
  3. Terkahir, klik dua kali di “Javascript.enabled” untuk menonaktifkan JavaScript

Pengguna Internet Explorer

Pertama klik menu Tools;

  1. Pilih Internet Option di menu Tools
  2. Klik bagian Security
  3. Pilih bagian Custom Level
  4. Setelah muncul Security Setting, scroll sampai menemukan Scripting
  5. Klik Scripting dan disabale Active Scripting
  6. Allow dibagian Paste Operation via Scripting dan Scripting of Java Applets
  7. Klik OK atau Yes untuk mengakhiri

Selamat mencoba.

(Iwan S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam