Siti Aisyah Mengira untuk Acara Lelucon TV

JAKARTA – Teka-teki keterlibatan warga Indonesia terhadap pembunuhan saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara mulai terkuak. Wanita muda asal Indonesia itu dibujuk untuk melakukan sesuatu dengan bayaran uang. Ia mengira dibayar untuk berpartisipasi dalam acara prank (lelucon) televisi, dan bukannya melakukan pembunuhan internasional.

Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, tewas di tempat terbuka di kawasan belanja Bandara Kuala Lumpur pada Senin (13/2). Dalam rekaman CCTV, tampak ada dua wanita mendekatinya sebelum ia roboh. Apparat Malaysia segera menangkap kedua wanita tersangka itu.

Paspor Siti Aisyah

Kapolri Tito Karnavian, dikutip Guardian dan TIME, mengatakan tersangka Siti Aisyah (25) dibayar orang untuk melakukan apa yang dia duga sebagai serangkaian aksi mengerjai orang seperti yang biasa ditayangkan di televisi. Dalam aksi prank itu, ia diminta meyakinkan orang asing untuk menutup mata sehingga ia kemudian bisa menyemprotkan air agar mendapat reaksi lucu dari orang itu.

“Tindakan semacam itu dilakukan tiga atau empat kali, dan mereka diberi beberapa dolar untuk melakukan itu. Target terakhirnya adalah Kim Jong-nam. Diduga, ada bahan berbahaya di semprotan dalam air untuk korban itu,” kata Karnavian. “Tersangka sama sekali tidak menyadari bahwa itu upaya pembunuhan yang diduga direkayasa agen-agen asing.”

Polisi sedang menyelidiki Aisyah dan tersangka perempuan lain berpaspor Vietnam bernama Doan Thi Huong. Polisi juga menyelidiki desas-desus yang menyebut agen pembunuh aslinya mungkin sudah mati.

EDITOR: Omar Ballaz

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER