Siti Aisyah Mengira untuk Acara Lelucon TV

602
Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur menunjukkan seorang wanita tersangka, dan komplotan untuk melakukan prank fatal.

JAKARTA – Teka-teki keterlibatan warga Indonesia terhadap pembunuhan saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara mulai terkuak. Wanita muda asal Indonesia itu dibujuk untuk melakukan sesuatu dengan bayaran uang. Ia mengira dibayar untuk berpartisipasi dalam acara prank (lelucon) televisi, dan bukannya melakukan pembunuhan internasional.

Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, tewas di tempat terbuka di kawasan belanja Bandara Kuala Lumpur pada Senin (13/2). Dalam rekaman CCTV, tampak ada dua wanita mendekatinya sebelum ia roboh. Apparat Malaysia segera menangkap kedua wanita tersangka itu.

Paspor Siti Aisyah

Kapolri Tito Karnavian, dikutip Guardian dan TIME, mengatakan tersangka Siti Aisyah (25) dibayar orang untuk melakukan apa yang dia duga sebagai serangkaian aksi mengerjai orang seperti yang biasa ditayangkan di televisi. Dalam aksi prank itu, ia diminta meyakinkan orang asing untuk menutup mata sehingga ia kemudian bisa menyemprotkan air agar mendapat reaksi lucu dari orang itu.

“Tindakan semacam itu dilakukan tiga atau empat kali, dan mereka diberi beberapa dolar untuk melakukan itu. Target terakhirnya adalah Kim Jong-nam. Diduga, ada bahan berbahaya di semprotan dalam air untuk korban itu,” kata Karnavian. “Tersangka sama sekali tidak menyadari bahwa itu upaya pembunuhan yang diduga direkayasa agen-agen asing.”

Polisi sedang menyelidiki Aisyah dan tersangka perempuan lain berpaspor Vietnam bernama Doan Thi Huong. Polisi juga menyelidiki desas-desus yang menyebut agen pembunuh aslinya mungkin sudah mati.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama