Siti Aisyah Mengira untuk Acara Lelucon TV

1
638
Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur menunjukkan seorang wanita tersangka, dan komplotan untuk melakukan prank fatal.

JAKARTA – Teka-teki keterlibatan warga Indonesia terhadap pembunuhan saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara mulai terkuak. Wanita muda asal Indonesia itu dibujuk untuk melakukan sesuatu dengan bayaran uang. Ia mengira dibayar untuk berpartisipasi dalam acara prank (lelucon) televisi, dan bukannya melakukan pembunuhan internasional.

Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, tewas di tempat terbuka di kawasan belanja Bandara Kuala Lumpur pada Senin (13/2). Dalam rekaman CCTV, tampak ada dua wanita mendekatinya sebelum ia roboh. Apparat Malaysia segera menangkap kedua wanita tersangka itu.

Paspor Siti Aisyah

Kapolri Tito Karnavian, dikutip Guardian dan TIME, mengatakan tersangka Siti Aisyah (25) dibayar orang untuk melakukan apa yang dia duga sebagai serangkaian aksi mengerjai orang seperti yang biasa ditayangkan di televisi. Dalam aksi prank itu, ia diminta meyakinkan orang asing untuk menutup mata sehingga ia kemudian bisa menyemprotkan air agar mendapat reaksi lucu dari orang itu.

“Tindakan semacam itu dilakukan tiga atau empat kali, dan mereka diberi beberapa dolar untuk melakukan itu. Target terakhirnya adalah Kim Jong-nam. Diduga, ada bahan berbahaya di semprotan dalam air untuk korban itu,” kata Karnavian. “Tersangka sama sekali tidak menyadari bahwa itu upaya pembunuhan yang diduga direkayasa agen-agen asing.”

Polisi sedang menyelidiki Aisyah dan tersangka perempuan lain berpaspor Vietnam bernama Doan Thi Huong. Polisi juga menyelidiki desas-desus yang menyebut agen pembunuh aslinya mungkin sudah mati.

EDITOR: Omar Ballaz

Komentar

BACA JUGA

Kepolisian Inggris Selidiki Surat Rasis Untuk Pangeran Harry

LONDON, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Inggris mengatakan, Kamis (22/2), pihaknya sedang melakukan penyelidikan setelah satu paket yang berisi bahan misterius dikirim ke sebuah istana kerajaan. Media massa...
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...