WHO Akan Gelar Rapat Darurat Bahas Wabah Ebola di Kongo

JENEWA, SERUJI.CO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan menggelar rapat darurat pada Jumat (18/5) untuk membahas ancaman internasional penyebaran wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, kata juru bicara WHO Christian Lindmeier pada Kamis (17/5).

Komite pakar akan memutuskan deklarasi darurat kesehatan umum dunia yang akan membuat masyarakat dunia terlibat dalam penanganan Ebola di Kongo, kata Lindmeier.

Ebola di Kongo telah menulari 42 orang dan 23 di antaranya sudah kehilangan nyawa.

Ebola adalah paparan parah, yang menyebabkan pendarahan dalam dan sangat berpeluang menimbulkan kematian. Penyakit itu mudah tersebar melalui sentuhan dengan cairan tubuh dengan gejala awal mirip flu biasa.

Baca juga: WHO Dapat Persetujuan Gunakan Vaksin Ebola di Kongo

Menurut kabar dari BBC, wabah Ebola di Kongo sudah mulai menyebar di kota Mbandaka setelah pada mulanya hanya mengkontaminasi wilayah pedesaan.

Pejabat tinggi WHO, Peter Salama, mengatakan bahwa penyebaran di Mabdaka ini berarti ada potensi meledaknya jumlah kasus Ebola.

“Ini adalah perkembangan besar dalam penyebaran wabah. Karakteristik Ebola di wilayah urban sangat berbeda dengan di kawasan pedesaan. Kini ada potensi ledakan peningkatan penderita,” kata dia kepada BBC.

Pada 2014 hingga 2016, wabah Ebola di Afrika barat menewaskan sekitar 11.300 orang. Wabah itu menimbulkan kematian besar karena menyebar di kawasan ibu kota Guinea, Sierra Leone, dan Liberia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....