Usia 64 Lahirkan Bayi Kembar

39
Tim dari Rumah Sakit Recoletas membantu M.I.A. usia 64 tahun melahirkan banyi kembar dan selamat.

MADRID —Ini contoh tentang keberhasilan dan masalah hamil usia lanjut. Enrique Martin, direktur medis Rumah Sakit Recoletas di Spanyol mengabarkan, seorang wanita 64 tahun melahirkan bayi kembar lewat operasi caesar pada Selasa (14/2). “Yang lelaki beratnya 2,4 kilogram, yang perempuan 2,2 kilogram, dengan kondisi sangat sehat,” kata Martin dikutip Associated Press, Jumat (17/2)

Masalahnya, koran Diario de Burgos melaporkan, sang ibu memiliki anak pertama pada usia 58 tapi putrinya itu dipelihara otoritas lokal sejak 2014 karena tidak sekolah dan tidak dirawat dengan benar. Lalu, wanita berinisial M.I.A. ini hamil lagi setelah proses fertilisasi in-vitro di Amerika Serikat.

Martin mengakui rumah sakit berunding dengan layanan sosial pemerintah daerah tentang sumber daya M.I.A. mengurus bayi yang baru lahir. Meski demikian, Martin bangga pada timnya memberikan respon memadai pada situasi sulit. “Dia datang di rumah sakit dalam kondisi hamil empat bulan. Yang kami bisa lakukan adalah menghadapi situasi dan bereaksi.”

Hukum di Spanyol tidak menetapkan batas usia maksimal untuk reproduksi buatan. Tapi, Spanish Fertility Society menyarankan tidak memberikan pelayanan demikian untuk wanita di atas 50 tahun.

Tahun lalu, Lina Alvarez dokter usia 62 tahun spesialis bayi tabung di kota Lugo tampil di depan kamera menggendong bayi ketiga dalam pelukannya. Dokter ini menjadi simbol banyak wanita mereka untuk mengikuti jejaknya.

Tapi dia juga menjadi sasaran kritik. Banyak wanita seusianya sudah tidak mampu merawat anak-anak dengan tepat. Contohnya, Carmen Bousada wanita 67 tahun dari Cadiz datang ke klinik kesuburan di AS untuk membantunya hamil. Tapi, meninggal karena kanker pada 2006, tiga tahun setelah melahirkan anak kembar. Anak-anaknya sekarang di bawah asuhan keponakannya.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama