Terungkap! Penjualan Senjata Api untuk Teroris

SPANYOL – Kepolisian Nasional Spanyol telah menyita lebih dari 10.000 senjata api dan 400 granat dalam penggerebekan di bagian utara negara itu, demikian pihak berwenang mengumumkan pada hari Selasa lalu (14/3/2017).

Polisi mengatakan bahwa senjata api itu untuk para gengster dan kelompok teroris, demikian menurut laporan yang diterbitkan. Senjata api itu termasuk senapan serbu, senapan mesin, pistol dan revolver.

Polisi kontra-teror dari Madrid, Bilbao, Valencia dan Gerona telah membantu dalam operasi besar itu, yang dilakukan sejak bulan Januari sebagai bagian dari tindakan keras terhadap perdagangan senjata api.

BBC melaporkan bahwa para penjahat memperoleh senjata api dan senjata lainnya melalui lelang dan sumber-sumber resmi lainnya.

Mereka menggunakan tempat dengan berpura-pura sebagai toko olahraga untuk mendistribusikan senjata api mereka, kata pihak berwenang.

Europol, badan intelijen Uni Eropa, mengatakan hal itu akan relatif mempermudah bagi kelompok kejahatan terorganisir seperti gangster atau teroris untuk mendapatkan senjata.

Europol mengatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan tajam dalam penjualan senjata api dan senjata lainnya yang dijual kepada kelompok kriminal.

Menurut NBC News, Polisi Nasional Spanyol mengatakan, “Para pedagang senjata api memanfaatkan celah hukum dan perbedaan peraturan hukum yang ada diantara negara-negara Uni Eropa untuk mengalihkan senjata dari pemasok yang resmi.” (Rory Anas)

Sumber: www.foxnews.com/world/2017/03/15/huge-cache-weapons-destined-for-terrorist-groups-seized-in-spain.html

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy