Rusia Minta DK PBB Adakan Pertemuan Terkait Serangan Salisbury

JENEWA, SERUJI.CO.ID –¬†Rusia telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggelar pertemuan pada Kamis (5/4) guna membahas tuduhan Inggris bahwa Moskow menggunakan racun syaraf untuk menyerang seorang bekas mata-mata Rusia di Inggris bulan lalu.

Permintaan itu diungkapkan Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia pada Rabu (4/4).

“Pertemuan akan dilaksanakan berdasarkan surat tertanggal 13 Maret, yang dikirimkan kepada Dewan Keamanan PBB oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May,” ujar Nebenzia.

Surat itu menyatakan bahwa Moskow “kemungkinan besar” merupakan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dewan Keamanan PBB, yang beranggotakan 15 negara, pertama kali bersidang untuk membahas serangan di Salisbury, Inggris, tersebut pada 14 Maret atas permintaan Inggris. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER