Presiden Jokowi Akan Kunjungi Masjid Terbesar di Ankara

ANKARA – Presiden Joko Widodo akan mengunjungi masjid terbesar di Kota Ankara, Turki, yakni Masjid Kocatepe dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Turki.

Rencana itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Ankara, Rabu (5/7), dalam keterangan tertulisnya menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Turki.

“Setelah acara yang pertama kunjungan ke Mauseleum Ataturk, Presiden Jokowi akan mengunjungi Masjid Kocatepe,” kata Retno.

Sebagaimana kunjungannya ke beberapa negara selama ini, Presiden memang kerap mengunjungi masjid-masjid di negara yang bersangkutan sebagaimana saat ke Amerika Serikat ataupun ke Tiongkok beberapa waktu lalu.

Masjid Kocatepe merupakan salah satu masjid terbesar di Turki yang dibangun pada 1967 dan 1987 di Kocatepe, sebagian wilayah Kizilay.

Masjid ini pantas disebut sebagai masjid paling megah dan besar di Turki karena memiliki panjang 67 meter dan lebar 64 meter hingga mampu menampung 24.000 orang di dalamnya.

Setelah dari Masjid Kocatepe, Presiden Jokowi akan disambut dengan upacara kenegaraan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Acara resmi akan dimulai dengan penyambutan kenegaraan oleh Presiden Turki kemudian dilanjutkan pertemuan yang sifatnya lebih terbatas yaitu pertemuan tete-a-tete atau empat mata yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral secara lebih luas,” kata Retno. (IwanY)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.