Prancis: Perundingan Damai Palestina-Israel Harus Dimulai Kembali

19
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dalam konferensi pers bersama PM Israel Benjamin Netanyahu (foto: AFP)

PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan dimulainya kembali perundingan damai yang telah lama terhenti antara Israel dan Palestina berdasarkan solusi dua negara.

Macron mengatakan pada hari Ahad (16/7) bahwa Prancis siap untuk menerapkan tuas diplomatik menuju negosiasi baru.

“Saya menyerukan dimulainya kembali perundingan antara Israel dan Palestina dalam rangka pencarian solusi dua negara, Israel dan Palestina, yang masing-masing tinggal di batas yang diakui dan aman dengan Yerusalem sebagai ibukota,” kata Macron setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Paris, yang dilansir Al Jazeera.

Dia memperingatkan bahwa pembangunan permukiman Israel di wilayah pendudukan yang terus berlanjut dapat mengancam perundingan tersebut dan akhirnya menghalangi prospek perdamaian.

Di pihaknya, Netanyahu mengatakan, “kami memiliki keinginan yang sama untuk Timur Tengah yang damai.” Tapi dia tidak merinci upaya yang perlu dilakukan untuk perundingan damai.

Pernyataan Macron ini muncul seiring meningkatnya suhu politik pasca serangan senjata pekan lalu yang menewaskan dua petugas polisi Israel dan tiga orang penyerang bersenjata di kawasan masjid Al-Aqsa.

Stafnya mengatakan Macron prihatin dengan keamanan Israel tapi juga khawatir bahwa Netanyahu akan mundur dari komitmen terhadap solusi dua negara.

Kedua pemimpin tersebut juga membahas pertempuran di Suriah dan tempat lain, dan meningkatkan kerjasama ekonomi.

Langkah Macron mengundang Netanyahu ke Paris mengundang protes aktivis pro-Palestina dan aktivis lainnya. Mereka mengkritik kebijakan permukiman Israel dan blokade Gaza. (Gauzal/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama