Polisi Ungkap Identitas Teroris Penabrak Jamaah Tarawih di London

LONDON – Kepolisian Inggris telah mengidentifikasi pelaku yang menabrakan mobil van kepada kerumunan jamaah salat Tarawih Masjid Finsbury Park di Seven Sister Road, London Utara. Sebelumnya, polisi telah menahan pelaku karena percobaan pembunuhan di tempat kejadian dan pelanggaran teror.

Pelaku penabrakan bernama Darren Osborne, 47 tahun, warga Cardiff. Dia dibesarkan di Weston-Super-Mare, North Somerset. Kini Darren memiliki 4 orang anak. Demikian dilansir dari The Guardian, Selasa (20/6),

Polisi kemudian menelusuri tempat tinggal Darren. Saudari Darren, Nicola, kemudian meminta maaf atas perbuatan saudaranya.

“Saya sangat meminta maaf atas apa yang telah terjadi,” kata Nicola di Weston-Super-Mare, Somerset.


Keluarga Darren kemudian menolak untuk menyampaikan pernyataan lebih lanjut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  Iran Kutuk Serangan Terhadap Kedubesnya di London

Penabrakan jamaah salat Tarawih itu terjadi pada Senin (19/6) dini hari waktu setempat. Saat itu jamaah dari Masjid Fisnbury Park usai menunaikan salat Tarawih berjalan ke arah Seven Sister Road di mana Darren memarkir van.

Darren tiba-tiba memacu mobilnya ke arah kumpulan pejalan kaki. 1 orang tewas dan 10 orang terluka akibat perbuatan Darren. Semua korban yang terkena serangan ini adalah Muslim. Kepolisian setempat telah menetapkan peristiwa itu sebagai serangan teror.

Seorang saksi mata memberi pernyataan bahwa ia mendengar mendengar sopir van itu berteriak, “Saya akan membunuh semua Muslim.”

Perdana Menteri Inggris Theresa May kemudian menggelar rapat khusus pasca-kejadian. May menyebut aksi ini tak ubahnya tindakan ekstremisme. (IwanY)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

Beberapa penyakit kronis yang diderita sekarang, seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung dan bahkan keganasan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita masukkan ke dalam mulut, atau apa yang kita makan.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi