Mobil Tabrak Kerumunan Orang Usai Salat Id di Newcastle

NEWCASTLE – Enam orang, termasuk tiga anak-anak, terluka setelah sebuah mobil meluncur ke jalur pejalan kaki di luar pusat olahraga Westgate Sports Centre, Newcastle, Inggris, tempat warga berkumpul usai salat id dan merayakan Idul Fitri, Ahad (26/6). Insiden ini terjadi sekitar pukul 09.14, waktu setempat.

Atas insiden tersebut, seseorang yang diduga pelaku telah ditangkap pihak berwajib.

“Polisi telah menahan seorang wanita berusia 42 tahun yang diduga sebagai pelaku kejadian tersebut,” ujar pihak berwajib.

Salah seorang saksi mata menjelaskan insiden yang membuat dua orang terluka.

“Ini adalah perayaan Idul Fitri, akhir bulan Ramadan. Seorang perempuan mengendarai mobil dan mobilnya melaju ke sekumpulan orang yang sedang berjalan kaki. Mobil itu sedang melaju, orang-orang mencoba menghentikan mobil tersebut. Ada banyak korban luka, sekitar enam atau tujuh orang, termasuk anak berusia sekitar 10 tahun. Dua orang terluka parah,” ungkap salah seorang saksi mata.

Polisi mengatakan penyelidikan kini sedang digelar untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa itu.

“Tidak ada yang menunjukkan bahwa ini terkait teror,” kata polisi seperti dikutip AFP.

Layanan ambulan, mengatakan tiga anak dan tiga orang dewasa dirawat di sebuah rumah sakit setempat karena luka-luka yang diderita dalam kecelakaan itu.

Media Inggris melaporkan, kecelakaan tersebut terjadi saat umat Muslim meninggalkan lokasi tersebut setelah ibadah shalat id berakhir.

Video di media sosial yang diambil beberapa menit setelah kecelakaan, menunjukkan puluhan orang berpakaian Muslim, termasuk anak-anak, menjerit, dan bergegas untuk melihat apa yang terjadi.

Inggris berada dalam status siaga tinggi terhadap insiden yang berhubungan dengan teror yang melibatkan kendaraan, setelah serangkaian serangan baru-baru ini. Seperti yang terjadi pada tanggal 19 Juni, dimana seorang pria membawa sebuah van kearah umat Muslim yang meninggalkan masjid di London. Insiden itu menewaskan satu orang dan melukai sejumlah orang lain. Polisi lalu mengatakan bahwa itu adalah serangan teroris yang ditujukan pada umat Islam. (IwanY)

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.