Meski Berewokan, Harnaam Wanita Tulen

LONDON – Harnaam Kaur berani menantang banyak anggapan tentang kecantikan. Wanita kelahiran 1992 ini memiliki jenggot panjang dan bahkan memanfaatkannya untuk peragaan busana. Wanita, brewok, kecantikan. Perpaduan agak aneh namun memikat.

Harnaam Kaur memegang sertifikat Guinness World Records.

Tentang brewoknya ini, Harnaam resmi tercatat di Guinness World Records pada 8 September 2016. Wanita berdarah Sikh berkewargaan Inggris dan tinggal di Slough, Berkshire, ini tercatat sebagai wanita termuda dengan jenggot terpanjang.

“Dengan jenggot enam inchi (15 sentimeter), ia berhasil mengatasi cemoohan bertahun-tahun atas penampilannya, dan berhasil mencapai rekor dalam usia 24 tahun 282 hari,” begitu yang tercatat di Guinness World Records.

Harnaam mengaku penempatan dirinya dalam buku Guinness World Records itu sebagai hal yang ‘benar-benar merendahkan’. Meski demikian, ia berharap itu justru membantunya menyampaikan pesan memberdayakan pada dunia. Lebih-lebih, ia mengkampayekan positivitas tubuh.

Setelah mencatakan rekor dunia, ia berkomentar, “Saya harap orang-orang yang membaca atau melihat rekor saya dapat mengambil sisi positifnya, mendapat inspirasi, dan menyadari bahwa tidak peduli siapa Anda atau bagaimana pun Anda terlihat, Anda pada dasarnya menakjubkan!”

Harnaam sempat mengalami masa-masa buruk. Rambut di wajahnya dan dadanya mulai tumbuh di usia dewasa akibat polycystic ovary syndrome. Awalnya,ia berusaha membersihkan. Namun, karena tumbuhnya semakin lebat dan panjang, mau tak mau ia harus menerimanya. Padahal, bertahun-tahun ia diejek hingga sampai titik ia berpikir untuk bunuh diri.

Sekarang, ia tidak hanya bisa menerima keadaan tapi bisa memanfaatkan jenggotnya. Mengenakan gaun dan sepatu hak hitam dengan sorban Sikh, Harnaam menunjukkan fenomena dirinya. Dia menjadi model untuk Urban Bridesmaid Photography dan memulai debut di atas catwalk dengan membuka acara Marianna Harutunian Royal Fashion Day pada Maret 2016.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.